BONE-WARTASULSEL.Id. Setelah pelaksaan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu ( PAW ) serentak di 18 desa digelar pada tanggal 21 Mei yang lalu, hari ini, Senin 25 Mei 2026. Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM, didampingi Wakil Bupati Bone. Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP, MM, melantik 18 kepala desa yang telah terpilih. Acara pengukuhan dan pengambilan Sumpah Jabatan di laksanakan di Aula Lateya Riduni, Rumah Jabatan Bupati Bone, jalan Petta Ponggawae, titik kilometer Nol Kota Watampone.
Dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bone, diantaranya Ketua DPRD Bone, Dandim 1407/Bone, hadir pula Asisten dan Staf Ahli Bupati, para kepala OPD, camat, serta keluarga kepala desa terpilih.
Bupati Bone melantik Muhammad Yunus, SE bersama kepala desa PAW lainnya untuk melanjutkan sisa masa jabatan Kades periode 2021-2029 dan 2022-2030. Selain itu, Bupati juga memperpanjang masa jabatan Kepala Desa Polewali, Kecamatan Tellu Limpoe, selama dua tahun.
Bupati Bone menyampaikan arahanya, terlebih dahulu mengucapkan selamat atas pelantikan Kades PAW. Dan Andi Asman Sulaiman meminta seluruh kepala desa yang baru dilantik agar segera bekerja dan melaksanakan serah terima jabatan.
“Besok langsung bekerja dan melaksanakan serah terima jabatan. Satu saja tujuannya, bagaimana mensejahterakan masyarakat kita,” ucap Andi Asman.
Bupati juga mengajak para kepala desa untuk menghargai seluruh pihak yang sebelumnya ikut berjuang dalam proses pemilihan kepala desa.
“Ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita yang pernah bersama berjuang dan berniat memperbaiki desa. Kita harus saling melengkapi, karena semua orang punya kekurangan dan kelebihan,” himbaunya.
Bupati Bone menekankan pentingnya memaksimalkan potensi desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia meminta para kepala desa aktif membangun koordinasi serta belajar secara mandiri, terutama terkait administrasi pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa.
“Potensi desa harus dimaksimalkan. Tentu masyarakat menaruh harapan besar kepada kita. Mari lakukan koordinasi dan belajar secara mandiri tentang administrasi, utamanya administrasi keuangan,” harapnya.
Andi Asman juga mengingatkan para kepala desa agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tidak takut menjalankan program selama sesuai aturan.
“Bapak ibu semua tidak usah takut sama Bupati, Kapolres, atau Kejaksaan. Takut sama Tuhan saja,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh program pembangunan desa harus sejalan dengan visi besar pemerintah daerah dalam membawa Kabupaten Bone menjadi lebih baik.
“Visi misi kita bagaimana membawa Bone lebih baik, bukan Bone lebih buruk,” tambahnya.
Selain program pembangunan didesa yang telah direncanakan, para kepala desa juga diajak mengambil peran dalam menyukseskan program strategis nasional, mulai dari program MBG hingga penguatan program Koperasi Merah. Putih.*QMH*AHAS*