WAJO.WARTASULSEL.ID- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejah teraan Keluarga (PKK) Kecamatan Bola Kabupaten wajo Sulawesi Selatan menggelar sosialisasi pencegahan perkawinan pada usia dini dan pendewasaan usia perkawinan diikuti peserta masyarakat desa Sanresen ade kecamatan Bola di aula kantor desa Sanreseng ade.
dihadiri Ketua Tim PKK kecamatan bola Andi Husnul Khatimah.S.IP. yang di dampingi oleh Erviana Rahman.S.St Kepala desa Sanresen Ade, Rosmiati. SKM.M.Kes. selaku petugas Puskesmas kecamatan bola kabupaten wajo dan sebagai Nara sumber Drs.Rosmini. dari bkkbn kabupaten wajo.Rabu 21/12/2023.
Dra.Romini.selaku Nara sumber, saat wartawan warta Sulsel menemuinya seusai memberi sosialisakan kemasyarakat menyatakan setelah adanya komitmen dari kementerian agama dan Kepala desa, KUA, sebelum terjadinya komitmen pernikahan dini ini cukup tinggi, namun setelah adanya komitmen diberlakukannya maka disetiap desa jika ada pernikahan dini itu tidak akan melayani terutama menyangkut buku nikah, dan bahkan pemerintah tidak menghadiri jika ada melakukan pernikahan dini setelah adanya komitmen tersebut."jelasnya Rosmini.
Lanjut perkembangan zaman telah membawa perubahan pada budaya yang ada di masyarakat. Salah satunya, hal ini ditandai dengan terjadinya pernikahan pada usia dini.
Setelah itu Kades Erviana menambahkan bahwa masalah ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pemangku kebijakan, agar bagaimana menciptakan generasi muda yang mampu merencanakan kehidupan selanjutnya, dan menciptakan keluarga berkualitas."ungkapnya"
A.Husnul khatimah selaku Ketua PKK Kecamatan Bola membenarkan tujuan di selenggara kannya kegiatan sosialisasi ini untuk menekankan peningkatan angka pernikahan usia dini di Kabupaten wajo, agar tidak menimbulkan permasalahan baru yang lebih pelik apabila tidak ada tindakan atau upaya pencegahan.
Sangat penting mencegah terjadinya pernikahan dini yang dampak buruknya sangat banyak, seperti melajunya angka perceraian, angka kematian ibu dan melajunya angka kematian bayi.
*QMH.Halman JY.SH.
.

