Satreskrim Polres Palopo Antisipasi Tawuran antar Kelompok, Kasat: Akan Kami Proses Sesuai Hukum
jmsi'
luwu'
dprd

Satreskrim Polres Palopo Antisipasi Tawuran antar Kelompok, Kasat: Akan Kami Proses Sesuai Hukum

Rabu, 25 Februari 2026,
PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Palopo melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) dalam rangka mengantisipasi terjadinya tawuran antar kelompok pemuda Kilometer 8 dan Pelangiran. Selasa malam, 24 Februari 2026, sekira pukul 22.30 WITA.

Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, IPTU Sahrir S.H, didampingi Kanit Pidum, IPDA Suwadi, serta Dantim Resmob, AIPDA Ronald Effendi, yang berlangsung di Jalan Dr. Ratulangi, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang diduga kerap terlibat aksi tawuran antar kelompok di wilayah Kelurahan Buntu Datu dan Kelurahan Batu Walenrang. Beberapa di antaranya diketahui masih berstatus remaja dengan rentang usia 15 hingga 17 tahun.

Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata rakitan peledak (papporo), ketapel, anak panah jambul merah, serta 9 (sembilan) unit handphone yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi saat aksi tawuran.

Kemudian, para pemuda beserta barang bukti yang diamankan dibawa ke Mako Polres Palopo guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Sahrir, menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aksi-aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami melaksanakan kegiatan cipta kondisi ini sebagai langkah antisipasi, agar tidak terjadi tawuran yang dapat merugikan masyarakat maupun para pelaku sendiri. 

"Apalagi sebagian yang diamankan masih di bawah umur. Kami akan melakukan pembinaan serta memanggil orang tua mereka, namun apabila ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Untuk itu, Kasat Reskrim Polres Palopo, Syahrir, mengimbau kepada para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.

"Terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun tindak kriminal lainnya," pungkas Syahrir.

*QMH. Yoga. Hms*

TerPopuler