Isu Libatkan Oknum TNI Dibantah, Intel Kodim 1425: Tidak Ada Barang Bukti Solar Ilegal
jmsi'
lapas
funrun'
funrun'
funrun'
dprd
dprd

Isu Libatkan Oknum TNI Dibantah, Intel Kodim 1425: Tidak Ada Barang Bukti Solar Ilegal

Senin, 30 Maret 2026,
JENEPONTO.WARTASULSEL.ID- Letda Elma, Danunit Intel Kodim 1425/Jeneponto, menegaskan bahwa info yang beredar ditengah masyarakat terkait dugaan penemuan solar ilegal tidak sesuai fakta. 

Ia menyebutkan bahwa saat melakukan pemantauan wilayah, pihaknya tidak menemukan barang bukti berupa solar ilegal, melainkan hanya menemukan dreg (drum) kosong.

Ia juga mengaku terkejut karena keesokan harinya muncul pemberitaan yang menyebut keterlibatan oknum TNI, termasuk isu adanya “bos besar” yang diduga terlibat dalam aktivitas solar ilegal. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar.

“Tidak ada barang bukti seperti yang diberitakan. Kami hanya menemukan dreg kosong. Jadi info yang beredar itu tidak sesuai fakta,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pada malam kejadian tersebut tidak ada kegiatan penggerebekan.

Tim hanya melakukan pemantauan di lokasi SPBU Taroang, yang sebelumnya sempat menjadi sorotan media namun permasalahannya sudah diselesaikan.

“Tidak ada penggerebekan dan tidak ada perintah dari Pasi Intel Kapten Muktar. Saat itu kami hanya meninjau lokasi,” tambahnya.

Sementara itu, Pasi Intel Kodim 1425/Jeneponto, Kapten Muktar, juga membantah tuduhan yang beredar.

 Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima apapun dari pihak SPBU.

“Saya tidak pernah menerima sesuatu dari SPBU mana pun. Tuduhan itu tidak benar dan silakan diklarifikasi kebenarannya,” tegasnya.

Di tempat terpisah, beberapa pihak SPBU juga memberikan klarifikasi:
Wahab, Manager SPBU Tarowang, menyatakan tidak mengenal Kapten Muktar dan tidak pernah memberikan setoran uang.

Candra dari SPBU Kalukuang mengatakan tidak pernah berkomunikasi maupun memberikan setoran kepada Pasi Intel.

Candra, penanggung jawab SPBU Jalan Lingkar, juga menegaskan hal serupa, bahwa ia tidak mengenal Kapten Muktar dan tidak pernah memberikan setoran.

Fadilah, admin SPBU Bulo-Bulo, menyayangkan adanya pemberitaan hoaks yang dinilai meresahkan dan tidak berdasarkan fakta.

Angga Rezky, pengawas SPBU BNI Kabupaten Jeneponto, turut menyatakan tidak mengenal Kapten Muktar dan tidak pernah memberikan setoran dalam bentuk apapun.

Secara keseluruhan, seluruh pihak yang dikonfirmasi membantah adanya praktik setoran maupun keterlibatan dalam dugaan aktivitas ilegal seperti yang diberitakan.

#EN#

TerPopuler