HEBOH SEJAGAT MAYA! Tuduhan Anggota TNI Intel Raider di Bentrokan UMI Akhirnya Terbantahkan
jmsi'
funrun'
dprd
dprd
hjs

HEBOH SEJAGAT MAYA! Tuduhan Anggota TNI Intel Raider di Bentrokan UMI Akhirnya Terbantahkan

Minggu, 26 April 2026,
MAKASSAR.WARTASULSEL.ID-Jagat maya sempat dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan pengamanan dua pria di tengah bentrokan antara mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan pengemudi ojek online di Makassar.

Dalam video tersebut, dua pria bernama Suaib dan Fadli disebut-sebut sebagai oknum intel dari satuan Yonif 700/Raider. Narasi ini dengan cepat menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di media sosial.

Namun, fakta terbaru yang dihimpun pada Minggu, 26 April 2026, memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Kronologi Kejadian
Suaib, salah satu pria yang diamankan oleh Satuan Brimob Polda Sulsel, akhirnya buka suara. 
Ia menjelaskan bahwa dirinya hanyalah masyarakat sipil yang bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah perumahan.

Kehadirannya di lokasi bentrokan pun bukan disengaja.

Awalnya, Suaib datang ke Mall Nipah Makassar untuk menonton sebuah acara.
 Namun karena artis yang ditunggu belum juga hadir, ia tertarik melihat keramaian aksi demo di depan kampus UMI yang lokasinya bersebelahan dengan mall tersebut.

Naas, situasi di lokasi saat itu memanas. Suaib yang berada di sekitar area langsung diamankan oleh petugas keamanan.

Dipaksa Mengaku TNI
Dalam klarifikasinya, Suaib mengungkap fakta mengejutkan.
 Ia mengaku sempat mendapatkan tekanan dari oknum yang merekam video.

Menurutnya, ia dipaksa untuk mengaku sebagai anggota TNI, meskipun sudah menunjukkan KTP dan menjelaskan bahwa dirinya adalah warga sipil.

Tak hanya itu, atribut baju bertuliskan “RAIDER” yang dikenakannya juga menjadi pemicu kesalahpahaman.

“Baju itu saya beli di Shopee. Saya pakai karena saya bangga dengan TNI, bukan karena saya anggota,” jelas Suaib.

TNI Turun Tangan
Komandan Batalyon Yonif 700/Raider, Letkol Inf Iwan Sunarya, S.Sos., M.Tr. Mil, turun langsung untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Ia bahkan mendatangi kediaman Suaib untuk melakukan verifikasi secara langsung.

“Hasilnya sudah jelas. Suaib dan Fadli bukan anggota TNI. 
Baju tersebut dibeli secara online karena rasa cinta terhadap TNI,” tegasnya.

Identitas Penyebar Video Diselidiki
Tak berhenti sampai di situ, pihak TNI juga berkoordinasi dengan kepolisian terkait video yang turut mencatut nama Fachrul Islam, yang disebut sebagai anggota Resmob Polda Sulsel.

Namun setelah dilakukan pengecekan, fakta lain terungkap.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kombes Pol. Setiadi Sulaksono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tidak ada anggota Resmob dengan nama tersebut.
“Setelah kami cek secara internal, tidak ada anggota bernama Fachrul Islam,” ujarnya.

TerPopuler