PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Lapas Kelas IIA Kota Palopo, kembali melaksanakan razia dan pengeledahan kamar hunian WBP(Warga Binaan Pemasyarakatan). Senin malam, 6 Maret 2026.
Pelaksanaan itu dimulai sekira pukul 20.00 Wita, yang bertujuan untuk deteksi dini serta memastikan keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas tetap terjaga. Yang sekaligus sebagai tindak lanjut surat edaran dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan.
Razia dilaksanakan secara menyeluruh, dengan menyasar sejumlah blok hunian, yaitu Blok A3, A4, B4, B6, C5, C6, D2, D4, E1, dan E7. Penggeledahan diawali dengan penggeledahan badan WBP satu per satu, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan barang-barang di dalam kamar hunian.
Pelaksanaan razia melibatkan jajaran pejabat struktural dan petugas Lapas Kelas IIA Palopo, serta didukung oleh aparat dari Kepolisian dan TNI, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang larangan seperti gunting kuku, parfum, cermin, paku, hanger besi, pinset, alat cukur, korek api, serta beberapa benda berbahan besi dan kayu, termasuk satu buah pisau rakitan.
Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk selanjutnya didata dan akan dimusnahkan sesuai prosedur. Sementara itu, untuk barang terlarang kategori tinggi seperti handphone dan narkotika, hasil razia menunjukkan nihil.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari barang-barang terlarang.
“Razia ini adalah langkah konsisten kami dalam menjaga keamanan serta memastikan tidak adanya peredaran barang terlarang di dalam Lapas. Kami juga terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna menciptakan kondisi yang kondusif,” tegas Jose.
Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala, sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
"Secara keseluruhan, pelaksanaan razia berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kondisi sarana dan prasarana pengamanan seperti teralis, branggang, dan tembok keliling juga terpantau dalam keadaan baik," pungkas Quelo.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Palopo, berkomitmen untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, serta bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban.
*QMH. Yoga. Hms*