Gardu Labucai Mempecundangi Rivalnya di Turnamen Domino, Edo: Chemistry
jmsi'
funrun'
dprd
dprd
hjs

Gardu Labucai Mempecundangi Rivalnya di Turnamen Domino, Edo: Chemistry

Senin, 22 Juni 2026,

PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Turnamen Domino Sija Connection Cup I, dengan total hadiah Rp17.000.000 tersebut, yang dibuka oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Palopo, Trisal Tahir, telah berakhir. Senin, 22 Juni 2026, di Palopo, Sulsel (Sulawesi Selatan).

Acara itu diikuti dari berbagai komunitas atau perkumpulan domino, baik dari gardu lokal maupun dari luar daerah, seperti dari Kabupaten Lutra, Kabupaten Luwu hingga Kabupaten Luwu Timur, yang berlangsung dari mulai tanggal 20-21 Juni 2026.

Gardu Labucai, yang mengikutkan sebanyak 6 (enam) pasang dalam turnamen domino tersebut, mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Dari enam pasang perwakilan Gardu Labucai, satu pasang berhasil menerobos hingga ke babak grand final. Yakni, Edo (trainer) yang berpasangan dengan Farhan. Sementara pasangan lainnya, berhenti di babak 16 besar.

Di babak final, perwakilan Gardu Labucai, harus menghadapi lawan yang cukup tangguh, asal perwakilan dari Luwu Utara, Erfan dan Saenal, Gardu Saputra Dandang.

Namun dengan berbekal pengalaman tanding, Edo dan Farhan, Gardu Labucai, mampu mematahkan serangan kocokan  domino pertama, mereka mampu mendulang 3 (tiga) poin. Dan di akhir pertandingan itu, pasangan Edo dan Farhan, mampu mempecundangi rivalnya Erfan dan Saenal, hingga skor 7-0 untuk kemenangan Gardu Labucai.

Edo, saat diwawancarai langsung, mengatakan, bahwa kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan panitia pelaksana, dan hasil yang kita raih ini merupakan suatu prestasi terbaik untuk Gardu Labucai.

"Kami kompak, dan kami kerap menggali potensi bagi para pecinta domino yang hadir di gardu kami, di Warkop Labucai," ujar Edo, sang trainer. 

Sebelum mengikuti kegiatan turnamen Domino Sija Connection Cup I, Gardu Labucai, eksis untuk mengikuti berbagai turnamen, baik lokal Kota Palopo, maupun di luar Kota Palopo, seperti Sengkang, Soppeng dan Luwu Utara.

"Dari perjalanan itu, kami juga melakukan evaluasi untuk mempatenkan setiap pasangan atau partner, sehingga ketika mengikuti turnamen domino, kami menempatkan pasangan yang cukup diperhitungkan di setiap pertandingan," ungkapnya.

Dengan hasil yang memuaskan ini, Gardu Labucai, akan kembali melakukan evaluasi terhadap pasangan lainnya, agar bisa meraih hasil yang maksimal ke depannya.

"Rotasi pemain itu biasa terjadi, sebab dalam bermain kita harus ada chemistry, selain memiliki kartu yang baik sebagai pendukung dalam pertarungan, sehingga apa yang kita olah di meja pertandingan menghasilkan yang spektakuler," pungkasnya.

Untuk diketahui, Gardu Labucai, atau lebih dikenal dengan Warkop Labucai, yang terletak di jalan Djufri Tambora, Ex. Malaja 2, bukan hanya para pecinta domino, akan tetapi para pecinta olahraga catur pun kerap hadir.

QMH. Yoga*

TerPopuler