PALOPO. WARTA SULSEL. ID - BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan Cabang Kota Palopo menggelar media gathering dan kolaborasi publikasi JKN bersama awak media dan pemerintah daerah yang ada di Luwu Raya. Jum'at kemarin, 11 September 2026, di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan, di Kota Palopo, Sulsel.
Pada kegiatan tersebut, diawali pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan Mars BPJS.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Palopo, Dahniar Hasyim Dahlan, mengawali kegiatan itu mengatakan, bahwa pertemuan ini merupakan agenda tahunan, terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media yang telah memublikasikan berbagai informasi dan program BPJS Kesehatan selama ini.
"Keberadaan BPJS Kesehatan dengan luas wilayah kerja yang berada di 4 (empat) daerah ini, Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Lutra dan Kabupaten Luwu Timur keberadaan media sangat strategis dalam memublikasikan berbagai jenis program BPJS Kesehatan," ujar Dahniar.
Disebutkan, bahwa dari 1 juta lebih penduduk yang ada di Luwu Raya, sangat sulit BPJS Kesehatan untuk mengcover wilayah yang dianggap masih terisolir, sementara masyarakat sangat membutuhkan informasi yang akurat terkait informasi JKN.
"Sehingga kami mengandeng rekan media pers yang memiliki peran penting untuk menyebarluaskan program JKN tersebut," cetusnya.
Diungkapkannya, bahwa arus informasi itu dapat terjadi sekian detik, dan informasi bisa menjadi viral, namun hal tersebut belum tentu benar, sebab masih kita temukan kabar itu seperti konon katanya, sehingga menjadi persepsi yang tidak benar.
"Dengan arus informasi itu di berbagai platform media sosial, kami harap masyarakat dapat langsung mengkonfirmasi kepada pihak kami terkait program JKN di BPJS Kesehatan. Soal regulasi, kami meminta rekan-rekan yang memiliki kompetensi untuk menyampaikan yang benar untuk masyarakat, sebab masyarakat membutuhkan informasi yang aktual, menarik dan memahami berita yang disampaikan," ungkap Hasyim Dahlan.
Terkait fasilitas kesehatan dan kepesertaan sampai dengan bulan September tahun 2026 dalam sebaran di 4 wilayah kerjanya, bahwa peserta aktif sebanyak 1. 086. 537 dari 1. 253. 631 penduduk.
"Untuk FKTP 148 fasilitas kesehatan tingkat pertama. FKRTL 19 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan, dan untuk tingkat keaktifan peserta capai 86,68 persen," cetusnya.
Di akhir kegiatan tersebut, Kacab BPJS Kesehatan Kota Palopo, Dahniar Hasyim Dahlan, saat diwawancarai terkait mengenai jumlah rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di akhir tahun 2026, menurutnya, bahwa untuk total jumlah rumah sakit sebanyak 19 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
"Alhamdulillah, dari 19 rumah sakit itu semuanya masih bekerja sama dengan kami, untuk tahun berikutnya, pihak kami juga tidak mengharapkan adanya rumah sakit yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sebab hal ini untuk kepentingan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat," pungkasnya.
QMH. Yoga