Razia Gabungan dan Tes Urine WBP Lapas Palopo, Jose Quelo: Dilakukan Secara Berkala
bola'
jmsi'
dandim'
sulselbar'
ganra'
man'
kbihu'
kbihu2'
annaila'
baselo'
baselo'

Razia Gabungan dan Tes Urine WBP Lapas Palopo, Jose Quelo: Dilakukan Secara Berkala

Selasa, 22 September 2026,
 
PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Lapas Kelas IIA Kota Palopo melaksanakan razia gabungan dan tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Senin malam, 21 September 2026.

Kegiatan dimulai pada pukul 19.30 WITA hingga selesai dengan melibatkan unsur internal lapas serta aparat penegak hukum dan instansi terkait. Razia dilaksanakan sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan kondisi kamar hunian tetap aman serta mencegah keberadaan barang-barang terlarang di lingkungan Lapas.

Dalam pelaksanaannya, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan badan terhadap WBP secara satu per satu. Setelah itu, penggeledahan dilanjutkan dengan memeriksa barang-barang yang terdapat di dalam kamar hunian.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar 10 kamar hunian, masing-masing Blok A Kamar 5 dan 7, Blok B Kamar 2 dan 4, Blok C Kamar 5 dan 8, Blok D Kamar 7 dan 4, serta Blok E Kamar 1 dan 3.

Razia tersebut melibatkan sebanyak 93 personel gabungan, terdiri dari 53 personel Lapas Kelas IIA Palopo, 19 personel Polres Palopo, 5 personel BKO Brimob Peleton 1 Kompi 1 Batalyon D Pelopor Posko Mancani Kota Palopo, 5 personel Kodim 1403 Palopo, dan 11 personel BNNK Palopo.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian. Barang tersebut meliputi 9 sendok besi, 6 alat cukur, 3 gelas kaca, 2 piring kaca, 2 botol besi, 1 kartu domino, 2 terminal listrik rakitan, tali celana, dan besi.

Sementara itu, dalam pemeriksaan terhadap barang-barang yang menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan gangguan kamtib, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba. Temuan hasil razia selanjutnya diamankan untuk dilakukan inventarisasi dan pendataan sebelum dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain penggeledahan kamar hunian, Lapas Palopo bersama BNNK Palopo juga melaksanakan tes urine terhadap 35 orang WBP. Dari total 747 WBP, sebanyak 35 orang dipilih untuk menjalani pemeriksaan urine dan seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan negatif.

Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, mengatakan, bahwa pelaksanaan razia secara rutin dan melibatkan sinergi lintas instansi merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.

"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam melakukan deteksi dini dan mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Sinergi dengan TNI, Polri, BNNK, dan seluruh jajaran menjadi kekuatan bersama untuk memastikan Lapas Palopo tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Jose Quelo, menegaskan, bahwa pengawasan terhadap lingkungan Lapas Kelas IIA Palopo, akan terus dilakukan secara berkala. 

"Tidak hanya melalui penggeledahan kamar hunian, tetapi juga dengan pemeriksaan terhadap kondisi sarana pengamanan serta pengawasan terhadap aktivitas warga binaan," tegas Jose Quelo.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut memastikan kondisi teralis, branggang, dan tembok keliling lapas dalam keadaan baik. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh unsur pengamanan fisik tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Pelaksanaan razia gabungan dan tes urine berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIA Palopo dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

QMH. Yoga. Hms

TerPopuler