SOPPENG . WARTASULSEL.ID-Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., menegaskan pentingnya membangun generasi Qur’ani sebagai fondasi mewujudkan masyarakat yang religius, berkarakter, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQ) ke-V Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2026 di Lapangan Andi Mattoliang, Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Kamis malam (5/11/2026).
Dalam sambutannya, Suwardi mengatakan bahwa MTQ tidak semestinya hanya dipandang sebagai ajang kompetisi untuk meraih prestasi di bidang tilawah dan hafalan Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai pembangunan daerah harus berjalan seiring antara kemajuan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dari aspek moral, mental, dan spiritual.
“Pembangunan fisik daerah yang selama ini gencar kita lakukan tidak akan lengkap tanpa diimbangi oleh pembangunan mental dan spiritual masyarakatnya,” tegas Suwardi.
Bupati berharap penyelenggaraan MTQ mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mampu mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat.
MTQ ke-V tahun ini diikuti 241 peserta dari delapan kecamatan di Kabupaten Soppeng. Pelaksanaannya berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 November 2026, dengan mempertandingkan lima cabang perlombaan yang terbagi dalam 27 golongan.
Selain dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng, penyelenggaraan kegiatan ini juga mendapat dukungan sponsor dari PT Bank Sulselbar sebesar Rp50 juta dan Baznas Kabupaten Soppeng sebesar Rp30 juta. Dengan demikian, total dukungan kedua sponsor mencapai Rp80 juta.
Bantuan tersebut digunakan untuk penambahan hadiah bagi para juara serta mendukung kebutuhan penyelenggaraan MTQ.
Suwardi juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menampilkan kemampuan terbaik. Ia mengingatkan bahwa esensi MTQ bukan semata-mata mengejar piala, melainkan mengagungkan kalam Allah SWT sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
Kepada dewan hakim, Bupati meminta agar seluruh proses penilaian dilaksanakan secara profesional, jujur, objektif, adil, dan transparan sehingga melahirkan peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Soppeng pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Luwu Timur tahun 2027.
Mengusung tema “Melalui MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Soppeng yang Qur’ani Menuju Soppeng Sukses Setara, Religius dan Berdaya Saing”, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus mendukung pembangunan karakter masyarakat Kabupaten Soppeng.
(Red)