Oknum-oknum Pegawai PAM TM Palopo menjadi Preseden Buruk, Edyson: Gaya Premanisme
bola'
jmsi'
kesaktian

Oknum-oknum Pegawai PAM TM Palopo menjadi Preseden Buruk, Edyson: Gaya Premanisme

Selasa, 03 November 2026,

PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Insiden dugaan pemukulan terhadap para aksi unjuk rasa (unras) yang tergabung dalam GAM (Gerakan Aktivis Mahasiswa) Luwu Raya, di depan Kantor Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) menjadi preseden buruk yang dipertontonkan oleh oknum-oknum pegawai PAM TM Kota Palopo, dalam menyikapi aksi demo.

Aksi unjuk rasa merupakan salah satu penyampaian yang harus menjadi perhatian bagi para pemegang kekuasaan, di tengah krisisnya kepercayaan rakyat terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak bertanggungjawab atas ketidakadilan yang terjadi.

Ruang dialog harus dibuka oleh pemegang kebijakan. Kekerasan terhadap pembawa aspirasi bukan solusi, melainkan tindakan yang mencinderai nilai-nilai keadilan.

Salah satu pemerhati publik, Edyson Linnong, S.H.,M.H, menegaskan, bahwa menyayangkan tragedi yang terjadi di depan Kantor PAM TM (Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku) Kota Palopo, terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum pegawai PAM TM.

"Inilah bentuk ketidakdewasaan pegawai PAM TM dalam menyikapi aksi demo oleh Gerakan Mahasiswa Luwu yang menggunakan gaya premanisme," tegasnya. Selasa, 3 November 2026, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, sekira pukul 19.33 WITA.

Menurutnya, ruang dialog harus dibuka antara wakil aksi demo, dan pimpinan PAM TM. Pimpinan PAM TM harus bertanggung jawab atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh para pegawainya.

"Langkah para korban dari aksi demo membuat Laporan Polisi di Polres Palopo, adalah langkah yang tepat, dan harus ditindaklanjuti oleh Penyidik Polres Palopo. Jangan ada main mata, hingga masuk angin dalam proses itu," cetusnya.

Edyson Linnong, kembali menekankan, bahwa demo pada instansi tertentu harus dimaknai sebagai suatu kritikan terhadap kinerja instansi tersebut, sehingga seharusnya menjadi cermin bagi pimpinan atau manajemen PAM TM untuk berbuat lebih baik lagi bagi masyarakat Kota Palopo.

"Sebab, air adalah salah satu kebutuhan mendasar bagi manusia, sehingga apabila tidak terpenuhi, maka wajar masyarakat atau mahasiswa melakukan demo terhadap PAM TM," pungkas Edyson Linnong.

Dikabarkan pihak GAM (Gerakan Aktivis Mahasiswa) Luwu Raya telah melakukan pelaporan ke Polres Palopo.

Berita ini ditayangkan belum terkonfirmasi kepada pihak perusahaan, yaitu Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku Kota Palopo.

QMH. Yoga.

TerPopuler