Istri Plt Gubernur Sulsel Sebut Anak Autis Butuh Sosialisasi
pasang
pasang

Istri Plt Gubernur Sulsel Sebut Anak Autis Butuh Sosialisasi

Jumat, 03 Desember 2021,


MAKASSAR.WARTASULSEL.ID-Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang berlangsung di SLBN 1 Makassar pada 3 November 2021 dihadiri Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina yang juga istri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, ST.


Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina mengawali sambutannya mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf karena Plt Gubernur Sulsel tidak sempat hadir berhubung menghadiri pertemuan Bupati/Walikota se Sulsel.

Lebih lanjut Naoemi Octarina yang mengenakan busana hitam ini bahwa, pihaknya terkesima menyaksikan sejumlah agenda yang semua dilakukan anak berkebutuhan khusus.

"Saya salut dengan kegiatan tersebut apalagi acara ini baru pertama kali di laksanakan" ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa, anak berkebutuhan khusus harus bergaul dengan normal sehingga  mereka merasa diterima di tengah masyarakat termasuk dari anak normal kebanyakan. 

Yang pasti anak autis itu butuh bersosialisasi semakin mereka dibedakan untuk anak autis mereka akan sulit untuk perkembangannya sembuh.

Selain itu anak-anak perlu di sentuh dengan ayat-ayat suci Alqur'an seperti yang kita saksikan anak ABK tuna netra yang secara bergantian membacakan  Alqur'an, lantas kenapa kita yang orang normal tidak bisa seperti mereka kenapa mereka yang ada kekurangannya bisa, tanyanya.

Karena itu berikanlah mereka ruang atau fasilitas yang layak.
Selain itu Ketua TP PKK Sulsel juga mengungkapkan bahwa, saya dengar berita  informasi bahwa untuk perekrutan CPNS sekarang ada dapat anak-anak berkebutuhan.

Saya hanya mengingatkan kepada guru dan orang tua untuk tetap sabar ikhlas membina dan mengajar anak-anak berkebutuhan khusus karena ingat tidak ada produk cacat dari Allah semuanya yang diciptakan Allah adalah sempurna yang memiliki arti dan manfaat mereka dilahirkan di dunia, jelasnya.

Jadi tumbuh kembangnya anak-anak tergantung dari binaan orang disekitarnya atau orang tuanya apabila orang tuanya sudah tidak ada orang disekitarnyalah yang akan menjadi penentu ke mana anak itu akan melangkah atau menjadi apa anak itu terutama dalam hal akhlak.
 
Berikanlah contoh yang baik kepada anak-anak kita bukan menyuruh anak-anak kita, misalnya disuruh berkata yang baik tapi kita tidak memberikan contoh berkata yang baik, demikian juga disuruh salat dan mengaji Alquran orang tua atau orang sekitarnya juga harus memberikan contoh hal tersebut jadi seperti itu.

Sebelumnya Kabid PKLK Disdik Sulsel Dr.Basri S.Pd, M.Pd dalam laporannya mengatakan, pihaknya menghaturkan terima kasih kepada para undangan yang hadir terutama Ketua TP PKK Prov Sulsel Naoemi Octarina, ST serta Plt Kadisdik Sulsel, Sekdis serta para undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Kabid menjelaskan bahwa pihaknya menghaturkan terima kasih atas kehadirannya di tempat  termasuk Walikota Makassar atau yang mewakili, Ketua Dewan Pendidikan Sulsel, Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Sulsel bersama jajaran pengurus yang sempat hadir juga yang mewakili Kapolda Sulsel serta sejumlah pejabat Disdik Sulsel serta para Kepala SLB dan guru se Sulsel.

Lebih lanjut Kabid PKLK Disdik mengatakan bahwa dalam kegiatan bahwa sebanyak 87 kepala SLB se Sulsel baik negeri maupun swasta hadir di acara dan sekitar  4.164 siswa anak berkebutuhan khusus.
Alhamdulillah pada kesempatan ini juga semua perwakilan memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan dan yang istimewa sekali para peserta berkebutuhan khusus semua hadir di acara.

Kita punya prinsip pendidikan khusus ini bahwa beda-beda, tapi tidak untuk dibedakan, tandasnya.

*QMH.YUN* 
loading...

TerPopuler