BONE.WARTASULSEL.ID- Untuk mengoptimalkan pengawasan obat dan makanan serta menjalin kerjasama dengan pihak sekolah, kepala Desa serta pasar pasar di wilayah kabupaten Bone, pihak Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan BBPOM Makassar mengadakan Advokasi Lintas Sektor dan kerjasama sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone melalui Penandatanganan Nota Kesepakatan ( MOU ) di Ball Room Andi Makkasau, Jl. MT. Hayono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Jumat, 11 Maret 2022.
Dihadiri Kepala BBPOM Makassar bersama jajarannya, Bupati Bone, Kepala DINAS Kesehatan Kabupaten Bone, Perwakilan KEMENAG Bone, Para kepala sekolah, kepala Desa dan Kepala UPTD Pasar Se- Kabupaten Bone.
Kepala BBPOM Makassar, Dra. Hardiningsih, APT, MHSM. menyantakan dalam sambutannya,
Terimakasih kepada bapak Bupati Bone beserta unsur OPD dan Instansi lintas sektoral yang hadir dalam penyelenggaraan acara Advokasi dan penandatanganan MOU ini, sebagaimana diketahui bahwa pengawasan keamanan pangan terhadap jajanan anak sekolah, jajanan pasar dan jajanan pangan aman untuk masyarakat di desa.
"Diharapkan budaya pangan aman didesa terbentuk dengan adanya sadar pangan aman desa, dan program hidup sehat", tutur Hardiningsih.
"Dengan adanya 3 Pilar pangan aman dilaksanakan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat, PEMKAB sebagai garda terdepan karena telah diberikan kewenangan oleh Undang-undang", urainya.
Lanjutnya, "Pemerintah Daerah menjadi kunci terwujudnya pangan aman bagi masyarakat sehingga BBPOM melakukan kerjasama sama dari berbagai pihak memiliki peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pengawasan pangan aman tersebut di kabupaten Bone", ungkapnya.
"MOU dengan Pemkab Bone sangat penting dalam rangka memperkuat komitmen untuk pengawasan obat dan makanan di daerah ini.
Diharapkan tersosialisasikan program pangan aman di kabupaten Bone beserta OPD terkait, agar disenergikan kesemua pihak serta ke lintas sektoral", harap Kepala BBPOM Makassar.
Bupati Bone, Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, MSi menyampaikan sambutannya, mengatakan bahwa selamat datang Ibu Kepala BBPOM Makassar bersama jajarannya di Kabupaten Bone.
"Tidak gampang menghadirkan kepala BBPOM ke Bone Untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh peserta pada hari, saya harap kegiatan ini di ikuti dengan baik sehingga bapak dan ibu bisa menimba ilmu dan pengetahuan di acara ini sehingga bapak dan ibu nantinya bisa melanjutkan advokasi ini ke masyarakat", pesan Andi Fahsar.
Lanjutnya, "Di era Keterbukaan sekarang ini, produk gampang masuk, dan masyarakat berlomba lomba membuat produksi makanan dan obat obatan, malahan sudah ada yang mempergunakan kemasan walaupun belum mempunyai lebel dari BBPOM, ini semua menjadi kewajiban kita untuk dilakukan advokasi, demikian juga peredaran obat terutama obat herbal, saya harap jangan cepat terprovokasi dengan iklannya, harus dilihat apakah sudah ada lebel yang sudah terdaftar dan mempunyai izin dari BBPOM", ungkapnya.
Lebih lanjut A Fahsar menguraikan, "Pelaksanaan Penandatanganan MOU pada hari ini merupakan payung hukum untuk melakukan kegiatan kegiatan ke masyarakat, baik BBPOM dan Pemerintah Daerah bisa melakukan kerjasama dan pelebaran di lintas sektor untuk melakukan kegiatan kegiatan ke masyarakat terutama dari pihak BBPOM Makassar yang lebih banyak program yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bone", harap Bupati Bone.
**QMH*AHAS**
