BONE.WARTASULSEL.ID- Pembukaan Rapat Kerja ( RAKER ) Kementerian Agama Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2022 dengan mengusung tema 'Optimalisasi Tata Kelola Kementerian Agama Kabupaten Bone yang Bersih dan Bermartabat dalam Penguatan Moderasi Beragama Menuju Masyarakat Religius Berbasis Kearifan Lokal' di Hotel Helios, Jalan Langsat, Kota Watampone, Sabtu 19 Maret 2022.
Dihadiri KANWIL KEMENAG Provinsi SULSEL, Drs. KH. Khaeroni, MSi bersama jajarannya para KASI kantor Kementerian Agama Provinsi SULSEL, Kepala KEMENAG Kabupaten Bone, Para KASI, KUA se-kabupaten Bone, Kepala MI, MTS,, dan MA Negeri dan Swasta Se- Kabupaten Bone.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Dr. H. Wahyuddin Hakim, MH menyampaikan sambutannya, mengatakan sangat bersyukur atas kehadiran kepala KEMENAG Provinsi SULSEL, walaupun terhalang dengan adanya kemacetan yg sangat panjang di daerah Camba, "karena kecintaan bapak KANWIL terhadap kita semua sehingga beliau memutar lewat Bulu Dua, Alhamdulillah bisa bersama kita semua, selamat datang kami ucapkan kepada Bapak Kepala Kementerian Agama Provinsi SULSEL di Bumi Arung Palakka", sambut Wahyuddin.
Lanjutnya "kami menyadari bahwa kalau Bone ini wilayahnya sangat luas dan jumlah penduduknya besar, sehingga apabila bermasalah
dan kita tidak sukses mengelola nya maka sangat besar pengaruhnya ke wilayah provinsi makanya kami selalu berharap kehadiran Pak kakanwil untuk memberikan nasehat, arahan mengingatkan kepada kita semua tentang program-program yang harus dikerjakan oleh kita semua", ungkapnya.
"Saya sampaikan bahwa SKP hari ini tidak sama lagi dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pijakan pusat, menteri, Sekjen, kakanwil,
Kepala seksi sampai ke bawah itu harus linier, jadi sangat
tidak tepat sekiranya ada program menteri kita tidak tahu karena itu menjadi program kita dan itu bahkan menjadi bagian dari SKP kita", Jelasnya.
Lebih lanjut, "Semuanya seperti itu sampai ke bawah Kalau ada program tidak bersinergi atau tidak menjalankan program atasan langsung, kakanwil maka itu tidak dinilai sebagai sebuah kinerja, makanya program dari Kakanwil begitupun sampai ke bawah kepala madrasah
tidak ada yang lepas.
itulah persepsi SKP hari ini, tentu dalam setiap kegiatan Sekali lagi kami selalu mengharapkan arahan, Kami selalu diingatkat oleh pak Kakanwil", harap Wahyuddin.
"Insyaallah kita akan merumuskan banyak hal termasuk diantaranya tentang bagaimana kita menyusun program yang sesuai dengan hasil Rakernas kakanwil, hasil Raker di provinsi dan itu yang akan dibagi dalam komisi dalam Rapat Kerja hari ini.
Cari programnya dan kami tetap berharap ada program Brilliant, ada program yang hebat dari bapak ibu, contoh di Madrasah Kami ingin ada pemetaan mungkin bisa lewat diskusi sebentar.
Jadi lewat sidang-sidang komisi Saya berharap ada pemetaan, 1 madrasah Itu khusus untuk pabrik robotik misalnya.
Ada juga akademik, mungkin kekuatannya di matematika.
Ada madrasah yang dikelola oleh masyarakat itu kuat di bidang seni,
dan sahabat saya para kepala KUA pun demikian Saya berharap ada usulan pemetaan pemetaan di tiap KUA", tutup Kepala kantor KEMENAG Kabupaten Bone.
**QMH*AHAS**
