BONE.WARTASULSEL.ID- Sebagaimana biasanya menjelang bulan suci Ramadhan, gejolak harga bahan pokok melonjak tinggi dan stok kebutuhan pangan tersebut biasanya berkurang dipasaran karena sebagimana hukum pasar, permintaan besar, stok kurang mempengaruhi kenaikan harga, hal ini biasa dipicu oleh pedagang dan distributor yang nakal. Mencari keuntungan di momen yang biasanya permintaan masyarakat cukup besar.
Untuk mengetahui keadaan stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Bone, awak media menemui Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sekaligus sebagai KADIS KETAPANG Kabupaten Bone.
A. Asman Sulaiman, S.Sos, MSi menyampaikan ke awak media disela sela acara Sepeda Santai, di Lapangan Merdeka, titik nol Kota Watampone, Sabtu, 19 Maret 2022, "Stok pangan menjelang Ramadhan, Alhamdulillah saya katakan pangan strategis di Bone aman, harga beras primiun kita yg terendah di Indonesia sebagaimana di sampaikan kemarin di Rapat virtual bersama MENDAGRI dan Menteri Perdagangan, beras kita di Bone hanya Rp. 9000/ kg. Untuk menghadapi Bulan Ramadhan kami harapkan masyarakat menyimpan bahan pangan yang yang bisa bertahan lama seperti labu, kelapa, bawang merah dan putih disimpan saja untuk stok, untuk sayuran segar masyarakat diharapkan menanam dipekarangan sebagaimana program P2L yang sudah lama kami programkan di Dinas KETAPANG.
Di Bone ini hanya minyak goreng yg harganya menggejolak, saya pikir masalah ini seluruh Indonesia sama, karena dipicu oleh distributor yang mencari keuntungan besar. Insya Allah kami berusaha mengatasi kekurangan minyak goreng ini dengan memprogram keseluruhan kelompok tani yang kami bina, ada sekitar 30 kelompok tersebar di wilayah kabupaten Bone untuk membuat minyak goreng lokal, kalau di daerah kita ini dinamakan minyak Boka", jelas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan sekaligus Plt. KADIS Ketahanan Pangan Kabupaten Bone.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, ditempat yang terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Drs. H. A. Islamuddin, MH mengatakan, bahwa menjelang bulan Ramadhan, Pemerintah Daerah insya Allah akan melaksanakan Pasar Murah di Lapangan Merdeka pada 21-23 Maret 2022. "panitianya tidak menyiapkan minyak goreng sesuai anjuran KAPOLRI yang mengharapkan tidak ada lagi antrian masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng, dikawatirkan nanti masyarakat berkerumun lagi untuk merebut membeli minyak goreng.
Pertimbangannya sekarang toko toko dan swalayan serta mart mart sudah menjual minyak goreng namun harganya sekitar 20 ribuan perliter, Pasar Murah hanya menjual kebutuhan pokok masyarakat selain minyak goreng dengan harapan masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan dan HJB ke 692 dengan tenang Tampa ada lagi kesusahan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah", ungkapnya.
Lanjutnya, " Pemerintah Daerah akan menindak lanjuti arahan KAPOLRI untuk turun mengecek dipasar pasar, sejauh mana aparat telah melaksanakan arahan KAPOLRI, mudah mudah gejolak minyak goreng sudah bisa terasi sebelum bulan suci Ramadhan", harapan SEKDA Bone.
**QMH*AHAS**
