Antrian Panjang di SPBU dan BBM Cepat Habis di Bone, PJ. Bupati Turun Sidak
kapolres'
kapolres'
kapolres'
karebaparlementa'

Antrian Panjang di SPBU dan BBM Cepat Habis di Bone, PJ. Bupati Turun Sidak

Minggu, 07 Juli 2024,


BONE-WARTASULSEL.ID. Melihat dan mengamati antrian panjang dan BBM Cepat Habis di semua SPBU dalam Kota Watampone,  Penjabat Bupati Bone, Drs. H. Andi Islamuddin, MH turun mendadak melaksanakan sidak  disetiap SPBU di kabupaten Bone, sabtu, 6 Juli 2024.


Sebagaimana di disampaikan salah seorang warga di jalan Langsat, Ichuk S keawak media Wartasulsel, "pertalite mobilku sudah mau habis, saya datangi 4 SPBU dalam kota, semua  Pertalite habis, terpaksa beli eceran sebanyak  2  jerigen," keluhnya.


Mendengar keluhan masyarakat dan melihat langsung antrian panjang hampir selama dua pekan, Andi Islamuddin langsung turun sidak, setelah tiba di salah satu SPBU langsung berinteraksi  dengan dengan masyarakat yang lagi antri di sekitar SPBU.

Pj. Bupati Bone bahkan sempat melakukan video call dengan pihak manejemen pertamina Wilayah Sulawesi di depan ratusan masyarakat yang antri.

“Saya sengaja mengecek langsung dibeberapa SPBU dan berbicara langsung dengan pihak pertamina di depan masyarakat yang antri dan alasannya mereka ( pihak Pertamina ) adalah soal perbaikan jalan di poros Maros - Bone,” jelas Andi  Islamuddin keawak media Wartasulsel setelah Sidak di SPBU 
Karella.

Andi Islamuddin juga menyampaikan permohonan maaf atas nama pemerintah daerah Bone terkait kekurangan BBM sehingga membuat antrian panjang di setiap SPBU,  meminta para masyarakat untuk bersabar.

“Insya Allah pihak Pertamina sudah berjanji akan menormalkan kembali distribusi dalam 2-3 hari ini,”  ungkapnya.


Andi Islamuddin sebagai penjabat Bupati Bone menegaskan di depan para masyarakat dan pemilik SPBU jika distribusi BBM akan kembali lancar dalam 2-3 hari ini.

“Jika dalam 2-3 hari ini BBM masih belum lancar telpon saya karena ini janji dari pihak Pertamina kepada saya,” tegas Andi Islamuddin.

Kekurangan stok BBM di kabupaten Bone disebabkan pendistribusiannya  yang terkendala, dampak dari pekerjaan jalan poros Maros-Bone.sehingga membuat antrian panjang di seluruh SPBU yang ada di kabupaten Bone,  menimbulkan kemacetan jalan sekitar SPBU dalam wilayah kota Watampone.

Pj. Bupati Bone mengatakan,
Saat berbicara dengan GM. Pertamina Wilayah Sulawesi, melalui sambungan telepon seluler,  pihak Pertamina berjanji untuk memenuhi stok normal kembali untuk pendistribusian BBM di Bone.

“Menurut keterangan dari pihak Pertamina bukan jatah yang dikurangi tetapi armada yang dikurangi menuju ke Bone, diakibatkan oleh perbaikan jalan di Tompo ladang,” jelasnya.

Namun hal tersebut ditegaskan kepada pihak Pertamina untuk tidak menjadikan alasan perbaikan jalan tersebut dan meminta pihak Pertamina untuk dapat mengupayakan  penyaluran BBM ke Kabupaten Bone. 

Menindaklanjuti telpon dari PJ. Bupati Bone, GM Pertamina Wilayah Sulawesi memerintah Anwar Hidayat
Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Sulselbar,
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk menemui PJ. Bupati Bone, tiba di RUJAB Bupati pada waktu jam 20.00, Sabtu Malam 6 Juli dan diterima langsung Andi Islamuddin.

SBM Rayon II SULSELBAR,.Anwar Hidayat menyampaikan keawak media Wartasulsel setelah pertemuan dengan Pj Bupati Bone, "Alhamdulillah kami diterima dengan ramah dan penuh keakraban dengan PJ. Bupati Bone, dan kami sudah menyampaikan pesan GM Pertamina wilayah Sulawesi, memang terjadi kekurangan stok ditiap SPBU di Bone karena efek domino dari seringnya buka tutup dan ditutup total jalur Poros Maros dan Bone, akibat pekerjaan jalan di Elle Kappang dan Tompo Ladang, dan apabila sudah hujan lebat, kadang kadang terjadi longsor sehingga armada pengangkut BBM tertahan Berjam jam dan kadang bermalam, stok memang selama dua pekan ini hanya sekitar 8-sampai 12 ton yang bisa masuk di tiap SPBU, yang seharusnya pada saat normal bisa masuk sampai 16 ton ditiap SPBU," ujarnya.

Namun atas perintah GM, "kami arahkan konvoi armada sebanyak 15 mobil tangki BBM menuju ke Bone malam ini, dan akan di Suplai juga dari Parepare dan Palopo, sehingga ada stok di tiap SPBU di Bone sebanyak dua hari bisa terlayani masyarakat,"  ungkap Anwar Hidayat.

Tambahnya, "kami mewakili menajemen Pertamina memohon maaf kepada masyarakat Bone atas ketidak nyamanan  pada saat antri untuk membeli BBM, mudahan mudahan bisa bisa normal kembali," tutup Anwar Hidayat, SBM Rayon II SULSELBAR. *QMH*AHAS*
loading...

TerPopuler