PALOPO. WARTA SULSEL. ID - H-3 jelang tahun baru 2026 warga Kota Palopo, sebut saja Alle Rahmat dan Andi Fadly, serukan janji-janji mantan Presiden pertama RI, yang juga sebagai bapak Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno. Minggu, 28 Desember 2025, di depan Kantor Wali Kota Palopo, jalan Andi Djemma.
Dalam seruan itu, Alle Rahmat, menyuarakan kepada masyarakat Palopo dan Luwu Raya, serta Presiden Prabowo Subianto, kami meminta Palopo dan Luwu Raya untuk menjadi provinsi yang mandiri.
Alle Rahmat, mengungkapkan, kami ingin berdiri sendiri secara mandiri. Ini adalah janji bapak Proklamator Indonesia bapak Soekarno terhadap Datu Luwu.
"Kami ingin menjadi Provinsi Luwu Raya dan ini menjadi cita-cita kami, serta janji Presiden RI, (Alm) Soekarno, terhadap Datu Luwu, Andi Djemma," ungkap Alle Rahmat, dalam video amatir yang beredar.
Secara tegas, dia menyatakan, bahwa ini awal pemantik bagi kami untuk meminta janji itu dipenuhi dan diwujudkan.
"Kami berharap kepada Presiden RI (Republik Indonesia) Bapak Prabowo Subianto, agar Luwu Raya, menjadi Provinsi Luwu Raya," pungkasnya.
Saat tuntutan orasi pemantik Provinsi Luwu Raya, nampak pihak kepolisian mengawal jalannya seruan yang dikumandangkan warga Palopo itu. Dan tidak henti-hentinya, mereka juga menyerukan kepada para pengendara yang melintasi di jalan Andi Djemma tersebut.
Selain itu, nampak tulisan "Kami Mau Jadi Provinsi Luwu Raya" di kain putih itu terbentang di atas jalan raya dan diselimuti kabut asap dari ban yang terbakar.
Dan dikabarkan, bahwa besok, Senin, tanggal 29 Desember 2025, sekira pukul 09.00 Wita, akan berlangsung seruan yang dari Aliansi Pergerakan Rakyat Luwu Raya, di perbatasan Kabupaten Luwu dan Lutra (Luwu Utara).
*QMH. Yoga*
