Momentum Hardiknas, Bupati Bone:Pentingnya Kolaborasi seluruh Elemen Masyarakat dalam Memajukan Dunia Pendidikan
jmsi'
funrun'
dprd
dprd
hjs

Momentum Hardiknas, Bupati Bone:Pentingnya Kolaborasi seluruh Elemen Masyarakat dalam Memajukan Dunia Pendidikan

Sabtu, 02 Mei 2026,

BONEWARTASULSEL.Id.  Bupati Bone, H.  Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM., bertindak selaku inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka, titik kilometer Nol Kota Watampone,  Sabtu, 2 Mei 2026.
Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dihadiri Danrem 141 Toddoppuli, jajaran Forkopimda Kabupaten Bone, Ketua TP PKK Bone, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Bone, serta kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Upacara tersebut berlangsung khidmat  dan dirangkaikan dengan berbagai agenda penting. Di antaranya penyerahan motor sampah oleh ASDP Indonesia Ferry, launching serta penandatanganan komitmen Sekolah Model Beramal, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Universitas Cokroaminoto Palopo, serta penyerahan piagam penghargaan kepada kepala sekolah, guru, dan siswa-siswi berprestasi.

Dalam amanatnya,  Bupati Bone menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan. Ia berharap momentum Hardiknas ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Ini adalah upaya menemukan dan menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” ujarnya.

Bupati  juga mengingatkan kembali nilai-nilai pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara melalui konsep sistem among, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan dan pembinaan).

Selain itu, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Ia menyatakan tidak ingin lagi ada siswa yang tidak bersekolah karena keterbatasan biaya.

“Kami tidak ingin ada lagi siswa tinggal di rumah tanpa mendapatkan pendidikan karena alasan biaya,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bone terus mendorong pengembangan fasilitas pendidikan, termasuk kehadiran sekolah berasrama (boarding school) serta penguatan sekolah unggulan di setiap kecamatan.

Bupati juga meminta agar sektor pendidikan di Bone lebih terarah, dengan adanya rekomendasi dan pengembangan sekolah unggulan berbasis kurikulum yang adaptif dan berkualitas.

“Kita harus melihat dan mencontoh sekolah-sekolah unggulan di Indonesia, agar kualitas pendidikan di Bone semakin meningkat,” tambahnya.

Upacara Hardiknas 2026 ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing di Kabupaten Bone. (*)

TerPopuler