BupAAS didampingi Wabup AAP Gunting Pita Grand Opening Kafeologi Coffee
jmsi'
dandim'
sulselbar'
ganra'
man'
kbihu'
kbihu2'
annaila'
baselo'
baselo'

BupAAS didampingi Wabup AAP Gunting Pita Grand Opening Kafeologi Coffee

Minggu, 16 Agustus 2026,
BONE-WARTASULSEL.Id. Melengkapi fasilitas Hotel Sarlim, manajemen menggelar Grand Opening Kafeologi Coffee, yang ditandai dengan penguntingan pita oleh  Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM ( BupAAS ) didampingi Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP,  MM ( Wabup AAP ),   di halaman depan Hotel Sarlim, jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Watampone.  Ahad 16 Agustus 2026.
Turut dihadiri Wakil Ketua dan  Anggota DPRD Bone, Owner Kafeologi Coffee Rismono Sarlim, B.Bus, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Pimpinan Hotel Sarlim, Hj. Andi Samsiar Halid, Kadiskum Kodaeral Makassar,  Danyon Lasalaga serta Kepala BKPSDM Kabupaten Bone.

Kafeologi Coffee hadir sebagai salah satu pilihan baru bagi masyarakat Bone, khususnya para pencinta kuliner dan tempat nongkrong santai. Mengusung jargon “Tiap Menu Punya Rahasia!”, kafe ini menawarkan beragam menu dengan porsi yang pas, bahan berkualitas, serta cita rasa yang ditujukan untuk memenuhi selera masyarakat Watampone dan sekitarnya.

Owner Kafeologi Coffee, Rismono Sarlim, B.Bus, juga selaku Ketua Komisi 1 DPRD Bone mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya usaha tersebut. Ia menyebut keberadaan Kafeologi Coffee tidak lepas dari doa dan restu ibundanya, Hj. Andi Samsiar Halid.

“Usaha ini dapat terwujud merupakan restu daripada ibunda saya yang tercinta, sumber rezeki kami, Ibu Hj. Andi Samsiar Halid. Kalau tanpa doa dari beliau, tidak ada ini,” ungkap Rismono.

Rismono  juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin melalui pemerintahan yang dikenal dengan tagline Pemerintahan Beramal.
Menurutnya, kondisi perekonomian Bone yang dinilainya semakin baik menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya berani mengembangkan usaha kafe. “Saya tidak mungkin berani membangun usaha kafe kalau perekonomian kita ini tidak bagus,” jelasnya.

Ketua Komisi 1 ini mengungkapkan, sebelum memutuskan membuka Kafeologi Coffee, pihaknya melakukan survei selama kurang lebih dua bulan dengan melihat kondisi sejumlah tempat usaha dan pusat keramaian di Watampone.

Legislator Partai Golkar Bone  menyebut aktivitas ekonomi dan tingkat kunjungan masyarakat ke berbagai kafe di Bone menjadi salah satu pertimbangan penting. Dari hasil survei tersebut, pihaknya kemudian semakin yakin bahwa Kafeologi Coffee memiliki peluang untuk bersaing.

Brand Kafeologi Coffee sendiri, kata dia, berasal dari Jakarta dan telah memiliki sekitar 60 cabang di berbagai wilayah Indonesia. Setelah melakukan survei terhadap pasar dan kompetitor lokal, pihaknya akhirnya memutuskan untuk membuka cabang di Bone.

Rismono  menilai pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat turut memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan dan semakin mendorong masuknya investasi ke Kabupaten Bone.

“Kami berharap semoga ke depan terus dapat meningkat dan bantuan-bantuan yang ada terus dapat tersedia di Kabupaten Bone,” ujarnya.

Ia juga berharap semakin banyak investor yang masuk ke Bone. Menurutnya, kehadiran investor baru bukan ancaman bagi pelaku usaha lokal, melainkan dapat memperbesar aktivitas ekonomi dan menciptakan persaingan usaha yang sehat.

“Semakin banyak yang masuk ke Bone, ekonomi kita tentunya semakin bagus. Bukan berarti bahwa kami takut bersaing. Tidak. Semakin banyak masuk itu semakin bagus,” tegasnya.

Rismono juga menyampaikan komitmen Kafeologi Coffee untuk ikut berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bone melalui aktivitas usaha yang dijalankannya. “Semoga kami pelaku usaha dapat membantu meningkatkan PAD di Kabupaten Bone,” harapnya.

Ia berharap pemerintah terus memberikan perhatian dan dukungan kepada pelaku usaha, sekaligus menciptakan iklim yang semakin kondusif bagi investasi.

Dengan hadirnya Kafeologi Coffee, masyarakat Bone kini memiliki alternatif baru untuk menikmati kuliner, kopi, dan suasana santai di pusat Kota Watampone. Rismono berharap keberadaan kafe tersebut tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga ikut meningkatkan citra Kabupaten Bone sebagai daerah yang memiliki geliat ekonomi dan sektor usaha yang terus berkembang.

Di tempat yang sama, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM mengapresiasi pengembangan usaha yang dilakukan oleh Rismono Sarlim. Menurutnya, kawasan usaha tersebut kini semakin lengkap dengan hadirnya hotel yang sebelumnya telah beroperasi dan kini dilengkapi pula dengan kafe. “Di sini sudah lengkap. Sudah ada hotelnya, kini juga telah dilengkapi kafe,” ujar Bupati Bone.

Menurut Andi Asman, semangat kerja keras orang tuanya, ( mantan Kadis semua )  tampaknya diwarisi oleh Rismono Sarlim sebagai generasi penerus. Ia menilai keberanian Rismono dalam mengembangkan usaha merupakan bentuk kesinambungan perjuangan orang tuanya.

“Makanya wajar hari ini sang anak sebagai penerus juga punya usaha, berani juga untuk usaha. Mungkin tetesannya ke sana, dari Puang H. Rosalim turun ke sang anak,” ujarnya.

Dalam kenangannya, Bupati Bone juga menggambarkan sosok mertuanya sebagai pribadi yang memiliki karakter kuat dan gaya hidup yang khas pada masanya. Di balik berbagai cerita tersebut, Andi Asman menilai keluarga Sarlim telah memberikan banyak pelajaran dan dukungan dalam perjalanan hidupnya. Sebagai seorang menantu, ia mengaku memperoleh banyak wawasan, terutama mengenai pembangunan dan bagaimana merintis kehidupan dari bawah.

Ia juga mengenang bantuan yang pernah diberikan mertuanya ketika dirinya mulai membangun rumah. Saat itu, ia mendapatkan bantuan material berupa semen dan seng hingga pembangunan rumahnya dapat diselesaikan. “Makanya saya tidak bisa melupakan beliau. Karena atas bantuannya saya berdiri di sini sebagai Bupati Bone,” tuturnya.

Menurutnya, semangat membangun dan keberanian berusaha merupakan warisan yang patut diteruskan oleh generasi berikutnya. Ia menilai perjuangan orang tua harus dilanjutkan oleh anak-anaknya agar apa yang telah dibangun selama ini tidak berhenti begitu saja. “Kalau putra-putrinya tidak pejuang dan berusaha, mungkin sia-sia perjuangannya. Beliau sudah istirahat, maka harus dilanjutkan,” katanya.

Andi Asman juga mengapresiasi rencana pengembangan Kafeologi yang diharapkan dapat menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi dan ruang interaksi masyarakat di Kabupaten Bone. Ia berharap usaha tersebut dapat berkembang dan memiliki cabang di berbagai wilayah di Bone, seperti Kahu, Lappariaja, dan Tanete Riattang. “Semoga nanti di Bone cabangnya ada di mana-mana. Ada di Kahu, ada di Lappariaja, ada di Tanete Riattang. Ini nanti bisa kita franchise-kan,” ujarnya.

Ia menilai berkembangnya usaha kafe dan restoran merupakan salah satu indikator meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone saat ini menunjukkan tren positif dan berada pada kisaran 5 hingga 7,84 persen. “Ini merupakan suatu pertanda bahwa ketika permintaan ekonomi tinggi, pasti di mana-mana layanan ada, termasuk kafe dan restoran. Bone ini sudah tumbuh dan melaju,” jelasnya.

Bupati Bone juga mengajak jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk ikut mendukung keberlangsungan usaha lokal. Menurutnya, kafe dapat menjadi ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga sebagai lokasi pertemuan, kegiatan komunitas, maupun kegiatan pemerintahan yang bersifat informal. “Kalau ada teman-teman yang mau bikin kegiatan di sini, boleh. Bikin acara, pertemuannya di sini. Supaya kita saling mendukung,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan kafe baru juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan rantai pasok lokal. Mulai dari tenaga kerja, bahan bangunan, hingga komoditas seperti kopi dan bahan pangan lainnya dapat ikut memperoleh manfaat dari berkembangnya usaha tersebut.

“Saya sangat bangga dan apresiasi satu kafe lagi terbuka di Bone. Pastinya pertama ekonomi, kedua tenaga kerja, itu pasti bakal menjadi beberapa pemasar, termasuk bahan bangunannya. Kopi mungkin dan sebagainya,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati Bone menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada keluarga, khususnya kepada Hj. Andi Syamsiar Halid atas berbagai dukungan dan keteladanan yang telah diberikan kepadanya. Ia juga mengenang berbagai hidangan tradisional yang mengingatkannya pada sosok mertuanya.

Baginya, kenangan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup dan keluarganya. Ia menilai sosok orang tua yang telah memberikan dukungan, perjuangan, dan teladan harus selalu dikenang serta diteruskan nilai-nilainya oleh generasi berikutnya.

Andi Asman berharap semangat keluarga Sarlim dalam membangun usaha dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha lainnya di Kabupaten Bone. Ia juga mendorong agar keberadaan usaha-usaha baru terus berkembang sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah.

Kafeologi Coffee menyediakan Sejumlah promo menarik  untuk pelanggan. Di antaranya “Paket Hemat Ala Kafeologi” seharga Rp39.000 yang terdiri atas Nasi Goreng Kafeologi dan Lemon Tea.

Bagi pengunjung yang datang berdua atau bersama teman, tersedia pula “Paket Hemat Berdua” seharga Rp49.000, yang berisi Kentang Goreng, Lemon Tea, dan Es Kopi Gula Aren khas Kafeologi.

Selain menu utama dan minuman, Kafeologi Coffee juga menawarkan beragam varian pisang goreng. Pisang Goreng Original dibanderol Rp18.000, Pisang Goreng Keju dan Palm Sugar Rp22.000, serta Pisang Goreng Coklat Keju Rp23.000.**QMH*AHAS**

TerPopuler