300 Kepala SMA se Sulsel Hadiri Rapat Prioritas Smart School Di Gedung Guru HM.Jusuf Kalla
simak'
simak'
simak'
bone'
hariguru'
bupati
bupati bone
masmindo

300 Kepala SMA se Sulsel Hadiri Rapat Prioritas Smart School Di Gedung Guru HM.Jusuf Kalla

Kamis, 27 Januari 2022,


MAKASSAR.WARTASULSEL.ID-Rapat Prioritas Smart School yang menjadi agenda priotitas Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, ST ditindaklanjuti Disdik Sulsel guna peningkatan mutu pendidikan menuju era digitalisasi.


Rapat tersebut berlangsung di Guru Guru HM.Jusuf Kalla Disdik Sulsel pada kamis, 27 Januari 2022.

Hadir di hadiri Staf Khusus Gubernur H.Rusdi, Sekdisdik Sulsel Drs.Harpansa, MM, Kabid SMA Disdik Sulsel Asqar, SE, MM para Kacabdisdik Wilayah I hingga 12 serta para kepala SMA se Sulsel sekira 300 orang.
 
Sekretaris Disdik Sulsel Drs.Harpansa, MM dalam sambutannya mengatakan  bahwa, manfaat dari konsep Smart School  untuk memberikan lingkungan belajar yang lebih aktif dan terlibat lebih dalam memahami pelajaran secara nyaman dan berdekatan dengan guru, seperti memberikan kuis dengan sistem online dengan melibatkan orang tua untuk berkomunikasi dengan guru secara efesien seperti melalui aplikasi class room.

Hal senada diungkapkan Kabid SMA Disdik Sulsel  Asqar, SE, MM juga diungkapjan bahwa Program prioritas Plt Gubernur Sulsel yakni, Smart School, Literasi kitab suci Alqur'an dan penanaman pohon menjadi skala prioritas khususnya dilingkup sekolah.

Masih kata Harpansa  bahwa guru yang akan direkrut itu bukan berarti kita rubah yang jumlahnya, teman teman yang terpilih menjadi guru di Smart School ini kita akan berikan insentif antara 5 hingga enam juta dan nilai ini lumayan, ungkapnya.

Karena itu mantan Ketua MKKS SMA ini meminta agar  dianggarkan lewat rapat RKAS, sekolah agar pendanaannya tidak tumpang tindih.

Harpansa juga siap akan menindaklanjuti saran dari tiga kepala sekolah masing-masing, SMAN 9 Andi Supardi,SMAN 2 Dr.Asrar dan SMAN 20 Mirdan Middin, yang mengajukan pertanyaan.

Lebih lanjut Harpansa, mengatakan lagi bahwa sekolah harus berbasis digital, tidak ada jalan lain kalau kita tidak mau tertinggal, termasuk dalam hal pembelajaran, pertengahan bulan Pebruari guru yang direkrut itu sudah final.
Sementara salah satu kepala SMA di Makassar yang diminta komentarnya mengatakan, pihaknya belum paham betul soal program smart school, ujarnya santai.

Sementara salah satu kepala SMA di kepulauan Pangkep merespon kegiatan tersebut, hanya masalahnya sekolah kami tidak memiliki jaringan listrik serta kelengkapan yang sangat terbatas, ujar Syamsu Ari.

Kegiatan ini juga ada yang mempertanyakan sebab agenda kelihatan besar namun tidak ada spanduk kegiatan, sehingga tidak tahu topiknya.

Suasana Gedung Guru sumpek dan pengap akibat membludaknya peserta sehingga terlihat keluar masuk peserta.

*QMH.YUN*
1'
2'
3'

RINGKASAN AKUN PEMERINTAH KAB. BONE T.A. 2025

TerPopuler