BONE.WARTASULSEL.ID-Kepala Dinas Ketahanan Pangan (KETAPANG) Kabupaten Bone H. A Asman Sulaiman, S.Sos, MM untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan Ketahanan pangan di Kabupaten Bone dengan melakukan gebrakan dan inisiasi pembuatan Green House (Rumah Pembibitan).
Green House yang dibangun, di Dusun Capuleae, Desa Lampoko Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Rabu 26 Januari 2021 lalu
Diresmikan Plt. KADIS Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Kemal Redindo Syahrul Putra SH MH bersama SEKDA Bone, Drs. H. Islamuddin, SH, MH yang ditandai dengan pengguntingan pita.
Turut dihadiri Kadis Ketahanan Pangan Bone sekaligus Plt. KADIS Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, H. A. Asman Sulaiman, S. Sos,. MM, Dandim 1407 Tauwarani Bone Letkol Kav. Budiman SE, Kacab Bank Sulselbar Bone, Ketua Komisi II DPRD Bone, A.Idris Rahman, SH, para camat, Lurah, penyuluh dan kelompok tani.
Plt Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra dalam sambutannya memuji kinerja Kadis Ketahanan Pangan Bone.
Putra Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai inovasi pembuatan Green Housee oleh Kadis KETAPANG Bone diharapakan mampu memacu daerah lain untuk memaksimalkan program pemanfaatan pekarangan lestari (P2L) yang telah berjalan.
“Pembuatan rumah pembibitan atau Green House ini kami harapkan tidak hanya sampai di sini, namun bisa dikembangkan sehingga memacu minat mileneal terjun di usaha bidang pertanian,” ungkap Kemal.
Kata Kemal, Green House bisa dijadikan rumah pembelajaran bagi masyarakat dan anak muda milineal yang ingin berusaha di bidang pertanian.
Kata Dia kerja sama dengan Bank Sulselbar diharapkan bisa berlanjut di kabupaten lain agar upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi bisa terpenuhi disetiap daerah.
“Mohon dukungan dari kabupaten Bone dalam mendukung program pertanian dan program P2L yang sudah berjalan,” harapnya.
Senada Dengan Plt. KADIS KETAPANG Provinsi Sulsel, SEKDA Bone, Drs. H Andi Islamudin, SH, MH memuji juga kinerja KADIS KETAPANG Bone.
“Inovasi yag dilakukan Kadis Asman patut diapresiasi. Pembangunan Green House ini tidak menggunakan APBD Kabupaten maupun Provinsi, akan tetapi berkolaborasi dengan Bank Sulselbar dari dana CSR ,” pujinya
Lebih lanjut, Sekda Bone mengatakan, Program P2L manfaatnya luar biasa, selain bisa membantu ekonomi keluarga juga bisa membantu agar gizi keluarga bisa terjaga.
“Kemampuan itu penting, akan tetapi membangun networking jauh lebih penting. Saya kira kolaborasi antara pusat, provinsi dan daerah yang dilakukan Kadis Asman ini sangat luar biasa", urainya.
Kadis Ketapang Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S. Sos, MM yang ditemui awak Media sebelum acaranya menjelaskan, green house ini merupakan pusat pembibitan berbagai jenis bibit sayuran.
"pembuatan Green House ini adalah salah satu langkah membangun konsep pertanian yang terintegarasi mulai dari hulu ke hilir mulai dari pembibitan, pendistribusian, pengolahan, keamanan dan pemasaran dan untuk mengefisiensi anggaran", tuturnya.
“Para kelompok yang memiliki lahan dan telah diolah bisa bermohon ke Dinas Ketapang untuk pemenuhan bibitnya, nanti kami distribusikan dan kami akan bina", urainya.
Mewakili masyarakat petani, kami berterimakasih kepada Bank SULSELBAR yang telah membantu mendanai pembangunan green house yang berskala besar dengan anggaran yang cukup besar.
"Tujuan diadakan green house untuk memberikan solusi kepada masyarakat yang begitu banyaknya kelompok tani pemula yang lahir dan bertambah tiap hari, yang baru belajar menanam sayuran di pekarangan rumahnya, memerlukan pembinaan dan pemberian bantuan bibit sayuran secara cuma cuma.
Lanjutnya, "Green house mampu memproduksi bibit sampai 50 ribu pohon dengan beberapa jenis tanaman.misanya terong, tomat cabai besar, sawi, seledri dan lain lain bibit yang akan didistribusikan kepada kelompok petani pemula yang masuk kedalam kelopmpok P2L di Wilayah Kota dan Desa.
Setelah sudah siap dan matang kelompok taninya, baru ditahun kedua kita kasih bantuan yang lebih besar anggarannya, itupun kelompok yang diberi bantuan yang sudah terrdaftar diaflikasi Kementertian Pertanian", urai A. Asman.
Harapah A. Asman sebagai Kepala Dinas Ketapang Kabupaten Bone, "tentunya hal ini tidak berlaku hanya pada saat saya menjabat saat ini, diharapkan tetap berkelanjutan dan tetap terpelihara, kita bersama sama seluruh ekemen untuk berkolaborasi, mendorong program mewujudkan kesejahteraan masyarakat", harapnya.
Lebih lanjut KADIS menjelaskan, "Ada juga program Family Farming yang dibangun oleh kelompok mandiri sejati sebagai lahan percontohan, dan satu kelompok ada beberapa jenis tanaman sayuran yang ditanam oleh masing masing anggota kelompoknya, bisa dilihat di sini ada tanaman sayuran seperti Tomat, cabai, terong, sawi sampai porang juga ada, dan kelompok ini sudah tersebar sebany ak 13 kelompok di Kabupaten", tutup KADIS KETAPANG Kabupaten Bone.
**QMH*AHAS**

