Polres Palopo Gelar Rekonstruksi Dugaan Tindak Pidana, 12 Orang Terduga
pasang
pasang

Polres Palopo Gelar Rekonstruksi Dugaan Tindak Pidana, 12 Orang Terduga

Rabu, 03 Agustus 2022,


PALOPO.WARTASULSEL.ID- Polres Palopo menggelar rekontruksi sehubungan dengan dugaan tindak pidana. 

Rekontruksi itu dihadiri langsung Kasat Reskrim Polres Palopo, Jaksa Penuntut Umum, Penyidik Polres Palopo, pengacara terduga tersangka dan keluarga terduga. 


Pelaksanaan rekonstruksi itu berdasarkan laporan Polisi nomor: LPB/407/VII/2022/SPKT/Polres Palopo/ Polda Sulsel, tanggal 21 Juli 2022. Rabu, 3 Agustus 2022 di pelataran Sat Intelkam, dan Reskrim Polres Palopo. 

Pada rekonstruksi itu, dilakukan 14 adegan, 12 (dua belas) orang terduga tersangka dan 4(empat) orang saksi (digantikan oleh pemeran). 

Diantara 14 adegan itu, sebagai berikut pada tanggal 20 Juli 2022 sekira pukul 20.00 S/d 23.00 Wita 12 orang diduga 
tersangka melakukan konsolidasi di salah satu warkop di Kota Palopo. 

Kemudian, Jendlap(jendral lapangan) inisial R, bersama dengan 11 orang diduga mahasiswa membahas tentang pelaksanaan aksi unras(unjuk rasa) di depan Gedung Kejaksaan Negeri Palopo
yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2022 sekira pukul 13:00 Wita. 

Sekira pukul 13:20 Wita, 12 orang yang diduga tersangka menuju kantor Kejaksaan Palopo dengan menggunakan 1 unit mobil pic up, 10 orang dan 2 orang terduga W, dan I (DPO) menggunakan sepeda motor. 

Dan pada pukul 13:30 Wita, 10 orang terduga menggunakan mobil pick up dan 2 orang terduga menggunakan sepeda motor tiba di depan gerbang Kantor Kejaksaan Palopo. 

Saat itu korban berada di Pos jaga kantor Kejaksaan dan melihat 12 orang terduga, sudah tiba di depan gerbang kejaksaan dan kemudian korban menutup pintu pagar besi kejaksaan Palopo dengan cara menarik pagar yang saat itu korban tidak melepas pagar pintu tersebut. 

Selanjutnya, 3 orang terduga mendekati pintu pagar (berhadapan dengan korban) dan kemudian 3 orang terduga berdiri di depan pagar pintu yang dipegang oleh korban(berhadapan) dan tak lama kemudian pintu pagar menimpah korban. 

Kemudian 2 orang saksi langsung mengangkat pintu pagar yang menimpah korban dan diikuti dengan 6 orang terduga lainnya mengangkat pagar dan kemudian korban, hingga ke mobil masyarakat dan dibawa ke rumah sakit palammai dan saat itu 2 orang terduga masih melakukan orasi.

*QMH. Yoga*
loading...

TerPopuler