Tanah dan Bangunan Warga Terdampak Rel Kereta Api,Diduga Ada Mafia Tanah google.com, pub-5973303562208985, DIRECT, f08c47fec0942fa0
pasang
pasang

Tanah dan Bangunan Warga Terdampak Rel Kereta Api,Diduga Ada Mafia Tanah

Sabtu, 19 November 2022,


PANGKEP.WARTASULSEL.ID-
Tanah dan bangunan milik subandi sudah terbangun proyek rel kereta api di kelurahan Buntokio kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep namun sampai saat ini belum terbayar


Kepada media ini, subandi mengatakan tanah dengan luas kurang  lebih 1600 meter milik warga yang terdampak sementara tanah dan bangunan seluas 390 meter miliknya dengan surat tanah dan bangunan yang miliki AJB ,9/11/2022

"saya bersama warga yang berdampak pembangunan  rel kereta api sengaja memasang sepanduk di lokasi yang sudah  terbangun Rel kereta api"Ucap Subandi 

Subandi kembali menjelaskan bahwa harga yang di berikan kepada kami sangat tidak pantas sehingga belum sepakat.Ada tanah milik warga yang berdekatan dengan miliknya hanya 0.24 Cm di bayar 400 juta 
   
"Kami merasa tertekan karna ada oknum polisi dari Polsek Minasatene  dan lurah Bontokio  ikut menekan .Beberapa kali dia paksa kami agar menerima uang yang tidak pantas harga yang diberikan ,bahkan harus bertengkar" ujar Subandi

Saya tetap berdiri diatas  kebenaran.Hak kami belum di bayar karena tidak ada kata mufakat.Silahkan jika aparat ingin menembak, saya rela mengobarkan nyawa saya demi keadilan.Cara meraka membujuk saya  seperti mafia tanah"Tandasnya 

Kapolsek Minasatene  Polres Pangkep AKP I Made Untung Sunantara.S.Sos.Msi saat di konfirmasi dilokasi tempat pemasangan sepanduk  membenarkan bahwa udin anggota Polsek Minasatene  tetapi bukan wilayahnya sementara soal dugaan ada mafia tanah dalam hal tersebut nanti saya cek,"Ucap Kapolsek 

*QMH.ENO*
loading...

TerPopuler