PALOPO.WARTASULSEL.ID- Ketika kondisi curah hujan tinggi dapat mengakibatkan kekeruhan air di sungai.
Sehubungan dengan itu, Direktur utama PERUMDA Tirta Mangkaluku Kota Palopo Ir. M. Tawakal, melalui Novita Sari Basmin, (Asisten Manajer Humas) saat diwawancarai di ruang kerjanya ia mengatakan dampak dari curah hujan yang tinggi yang kerap terjadi di Kota Palopo mengakibatkan kekeruhan air sungai.
" Kekeruhan air sungai itu di sungai Mangkaluku, sungai Batupapan, sungai Latuppa, sungai Bambalu dan sungai Magandang, " Ujarnya.
Ketika dia banjir dan berlumpur, jika dipaksakan dikelola, maka akan berdampak.
" Berdampak kepada pengelolaan. Kalau air bakunya di atas 1000 NTU itu tidak dapat dikelola atau diOffkan. Dan saat beroperasi terjadi pengisian, itu membutuhkan waktu serta kondisi sungai, " Ungkap Novi.
Namun, untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan PERUMDA Tirta Mangkaluku, kami menyediakan mobil tangki.
" Mobil tangki itu dengan kapasitas 5 kubik atau 5000 liter untuk memberikan pasokan air kepada para pelanggan, dengan 5 armada yang stay, dan itu ketika terjadi gangguan pengelolaan air, " Jelas Novita Sari Basmin.
Tak sampai di situ saja, PERUMDA Tirta Mangkaluku, Kota Palopo, dalam meningkatkan pelayanan, serta informasi kepada masyarakat atau pelanggan dapat mengakses via media sosial.
" Meningkatkan pelayanan seperti informasi di media sosial FB (perumdatm palopo), instagram, (perumdatmpalopo) dan beberapa grup whatsapp pelanggan serta call center 085145320000 untuk layanan pengaduan, " Pungkasnya.
PERUMDA Tirta Mangkaluku Kota Palopo melalui Sub.Divisi Humas melakukan percepatan informasi serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan dalam mengantisipasi kekeruhan air sungai dampak dari curah hujan yang tinggi.
*QMH. Yoga*
