Tim Tenaga Ahli Cagar Budaya Bone Ungkap Temuan Bukti Prasejarah di Gua Uhalie di Bone, SULSEL
jmsi'
luwu'

Tim Tenaga Ahli Cagar Budaya Bone Ungkap Temuan Bukti Prasejarah di Gua Uhalie di Bone, SULSEL

Senin, 05 Desember 2022,


BONE.WARTASULSEL.ID-Disidang Tim Tenaga Ahli Cagar Budaya Kabupaten Bone yang mengusulkan tiga Objek Cagar Budaya untuk direkomendasikan ke Bupati Bone untuk ditetapkan menjadi Situs Cagar Budaya Kabupaten Bone,  salah satunya adalah Gua Uhalie yang terletak di Desa Langi, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone merupakan bukti peninggalan prasejarah berupa  gua  yang pernah dihuni manusia dan dipergunakan pada masa lampau ( jaman Batu ), demikian pula dengan adanya ornamen  di dinding gua berbentuk lukisan  yang sekarang ini menjadi salah pembuktian  peninggalan prasejarah manusia di Saman batu, 

Tim Tenaga Ahli Cagar Budaya Kabupaten  Bone Sulawesi Selatan bersama tim data melakukan observasi untuk mengumpulkan bukti-bukti yang  bisa menjadi bahan kajian Objek Cagar Budaya, di bawah komando Prof. Dr. Muhlis Hadarawi sebagai ketua tim, mengatakan di tahun 2022 ini, Tim pengkaji  mengusulkan lagi 3 objek peninggalan prasejarah dan sejarah untuk di sidangkan oleh Tim Tenaga Ahli Cagar Budaya Kabupaten Bone. Ditahun lalu ada 6 objek yang diajukan ke Bupati Bone, baru 4 objek yang ditetapkan menjadi Cagar Budaya Kabupaten Bone.

 "Ketiga objek yang diusulkan, pertama Gua Uhalie di Desa Langi Kecamatan Bontocani, yang kedua, Makam We Mappalo Bombang di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana, dan Saoraja Andi Mappanyukki ( yang sekarang ini diberi nama Mesium Lapawawoi dan masih berfungsi sebagai museum )," ujar dosen senior di Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin, di Ruang Rapat Pimpinan SEKDA Bone, Kompleks kantor Bupati Bone, Jalan Ahmad Yani, Kota Watampone, Kamis 1 Desember 2022.

Lanjutnya, Prof, Muhlis, "dengan ditemukannya Gua Uhalie yang memiliki ornamen lukisan terbesar dari semua lukisan masa prasejarah yang pernah ditemukan di gua gua  di Sulawesi Selatan dan mungkin di Indonesia.
Didinding Gua Uhalie ditemukan lukisan hewan dan telapak tangan berjumlah 142 lukisan, dan wujudnya masih utuh," ungkapnya.

Tambahnya, " dari hasil penelitian para ahli Arkeologi, lukisan di dinding gua berupa telapak tangan dan gambar hewan, melihat cirinya berasal dari masa pleatosen, dimana lukisan babi dan anoa sebagai objek gambar bukan semata mata perwujudan sebagai hewan buruan dan objek seni namun ada faktor lain yang menyebabkan sebagi objek lukisan," urai Ketua Tim Cagar Budaya Kabupaten Bone.

"Hal ini yang bisa memancing para pakar terutama para peneliti dari Arkeologi dan Antropologi untuk meneliti dan menjadikan bahan kajian untuk memperkaya cakrawala budaya kita kedepannya,"  harap Prof. Muhlis Hadarawi.

Adapun penyusun naskah akademik oleh Tim Tenaga Ahli Cagar Budaya diketuai, Prof. Dr. Muhlis Hadrawi, S.S., M. Hum., Sekretaris,  Andi Irfandi ST., M.H.P. dan Anggota:  Dr. A Muhammad Akhmar S.S. M.Hum, Dr. Supriadi, S.S., M.A. dan Andi Oddang, S.S.

 **QMH*AHAS**
1'
2'
3'

RINGKASAN AKUN PEMERINTAH KAB. BONE T.A. 2025

TerPopuler