BONE-WARTASULSEL.ID- Meningkatkan kemampuan Kepala Desa dan aparat desa serta Kepala Sekolah dan bendahara pengelola dana Bos, Inspektorat Daerah Kabupaten Bone menggelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Dana Desa dan Dana Bos, yang dibuka langsung Penjabat ( Pj ). Bupati Bone, Drs.H.A.Islamuddin.MH. di Novena Hotel ( Toraja Ballroom ) jalan Ahmad yani,
Macanang, kecamatan Tanete Riattang Barat, Rabu, 08 November 2023.
Dihadiri
Kepala inspektorat Daerah Kabupaten Bone, Drs. A. Muh. Yamin , AT
Kepala Dinas PMD Kabupaten Bone, Drs. H. A. Gunadil Ukra , M.M, Asisten III Setda Kabupaten Bone,
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, KEJARI Bone,
Heru Rustanto, SH.MH. Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Bone, Arif Rusdiansyah mustafa, Kepala Desa dan Perangkatnya.
Penjabat Bupati Bone dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan Ini demi tertibnya administrasi keuangan pemerintah desa dan Upt sekolah dasar.
"Diharapkan kepala desa memotivasi rakyat, karena yang bersentuhan langsung dan tahu persis kebutuhan rakyat adalah kepala desa, sehingga apabila membuat program kerja yang dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai yang didibutuhkan masyarakat, sehingga hasil dari program kerja desa adalah apa yang dibutuhkan masyarakat untuk kesejahteraannya," tutur PJ. Bupati Bone.
Lanjutnya, "Untuk itu saya mengajak seluruh pihak, bukan hanya dinas pemberdayaan masyarakat, tetapi seluruh perangkat daerah yang memiliki intervensi terhadap indeks desa membangun, dapat bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk meningkatkan kualitas desa kita.
Begitu juga dengan pengelolaan dana bantuan operasional sekolah, kita tentu berharap pemanfaatan dana bos ini dapat dilaksanakan secara efektif dengan memperhatikan dapodik masing-masing serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dalam mensukseskan program pemerintah di tingkat desa yang akan bersinggungan dengan pendidikan dasar," jelas Andi Islamuddin.
Selain itu tambahnya, "peningkatan kemampuan administrasi bagi aparat desa adalah wajib hukumnya, kenapa demikian? karena masyarakat desa telah cerdas dalam melihat, mengamati, dan bahkan mengkritik pemerintah khususnya di tingkat desa apabila ada hal yang tidak sesuai dengan kepentingan publik, demikian pula aparat penegak hukum juga ikut mengawasi," ungkapnya.
"ni tentu menjadi tantangan bagi para kepala desa, untuk dapat segera memacu diri menyesuaikan dengan iklim pemerintahan desa, jangan alergi dengan kritikan karena kepala desa merupakan publik pigur, program yang kita kerjakan menggunakan anggaran negara, sehingga banyak yang ikut mengawasi, adanya lembaga swadaya masyarakat dan media yang tiap saat ikut memantau progam kerja yang dilaksanakan di desa, kami harapkan ikuti pelatihan ini dengan serius agar tidak ada permasalahan yang dihadapi, apabila mengikuti arahan dan bimbingan para nasarasumber, mengikuti seluruh aturan dan regulasi yang ada, tutup. Penjabat Bupati Bone. **QMH*AHAS**

