Sambut Tahun Baru Imlek, FORKITA bagi Paket Sembako di Pasar Laccokkong
jmsi'
luwu'

Sambut Tahun Baru Imlek, FORKITA bagi Paket Sembako di Pasar Laccokkong

Minggu, 15 Februari 2026,
BONE.WARTASULSEL.ID-Menyambut   Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadhan, Komunitas warga Tionghoa yang tergabung dalam  Forum Komunikasi Tionghoa Bone (FORKITA) yang diketuai Jefri Tahar
menggelar bakti sosial dengan menyalurkan 500 paket sembako kepada warga di Lingkungan Laccokkong dan sekitarnya, yang berada dalam wilayah Kelurahan  Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.
Penyerahan bantuan tersebut diserahkan  langsung Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin didampingi ibu Ketua TP PKK, Hj. Maryam Andi Asman, dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti Andi Akmal,  serta Ketua FORKITA dan Ketua Panitia, Liong.

Turut hadir para Kepala OPD, unsur Pemerintah Kecamatan, hingga para tokoh agama. Yang digelar di area Pasar Laccokkong, Sabtu 14 Pebruari 2026.

Suasana kebersamaan terlihat dalam kegiatan tersebut, yang dihadiri masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan etnis.

Ketua panitia pelaksana, Liong, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebhinekaan dan persaudaraan di Bone. Ia menegaskan bahwa keberagaman yang ada menjadi kekuatan untuk saling membantu tanpa membedakan latar belakang agama, suku dan ras.

“Kegiatan ini mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial adalah nilai utama yang terus dijaga,” ujarnya.

Ketua Panitia menambahkan, kenapa digelar di tempat ini, "karena kami warga Tionghoa memiliki sejarah bahwa sejak dahulu leluhur kami berada di perkampungan sekitar sini, leluhur kami diberikan tanah oleh Raja Bone, Andi Mappanyuki untuk bermukim di sekitar tempat ini," ungkap Liong.

FORKITA Bone juga menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan daerah, khususnya perbaikan infrastruktur jalan dan pertumbuhan ekonomi dari pelaku UMKM yang dinilai semakin baik.

Kondisi tersebut turut mendorong kemajuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga roda perekonomian masyarakat terus bergerak.

Ketua Umum FORKITA Bone, Jefry Tahar, menuturkan bahwa bakti sosial merupakan agenda rutin sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Kami bersyukur diberikan rezeki, sehingga setiap tahun kami berkomitmen untuk terus berbagi dan membantu sesama. Ini adalah bentuk persaudaraan yang harus terus dijaga,” kata Jefry.

Dalam sambutannya Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesetaraan di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, semua manusia memiliki kedudukan yang sama dan harus saling menghormati.

“Tradisi dan budaya harus terus dijaga. Kita berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Semua umat manusia sama di mata Tuhan,” ujarnya.

Bupati Bone juga  mengucapkan  apresiasi dan terima kasih kepada FORKITA Bone atas kepedulian sosial yang ditunjukkan kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat berarti, terutama bagi umat Islam yang akan memasuki bulan Ramadan, di mana kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

“Bentuk kepedulian seperti ini sangat berharga bagi masyarakat. Kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan kita,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan di berbagai titik di Kabupaten Bone, termasuk penataan Pasar Laccokkong yang dinilai masih membutuhkan perhatian. Ia menyebut pemerintah daerah akan berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat agar kawasan pasar dapat tertata lebih baik, sekaligus memperbaiki akses jalan menuju sumur Laccokkong yang memiliki nilai sejarah karena kerap digunakan untuk membersihkan benda pusaka kerajaan.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat ketahanan pangan sebagai fondasi kesejahteraan daerah.

Kegiatan bakti sosial FORKITA Bone ini tidak hanya menjadi aksi berbagi, tetapi juga cermin kuatnya persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Bone. Semangat gotong royong yang tumbuh di Pasar Laccokkong menjadi pesan bahwa perbedaan bukanlah batas, melainkan energi untuk membangun daerah bersama. *QMH*AHAS*
1'
2'
3'

RINGKASAN AKUN PEMERINTAH KAB. BONE T.A. 2025

TerPopuler