BupAAS bersama Kakan Kemenag dan Ketua Baznas Serahkan Bantuan Pendidikan dan Sembako ke Anak Yatim dan Disabilitas
jmsi'
funrun'
dprd
dprd
hjs

BupAAS bersama Kakan Kemenag dan Ketua Baznas Serahkan Bantuan Pendidikan dan Sembako ke Anak Yatim dan Disabilitas

Kamis, 25 Juni 2026,

BONE-WARTASULSEL.Id.  Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S. Sos, MM ( BupAAS ) bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Bone, Dr. Ahmad Yani, S.Ag, M.Ag, dan Ketua Baznas Bone, Drs. H. Zainal Abidin menyerahkan bantuan Pendididkan dan Sembako ke
Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas di Lapangan Tennis Rumah Jabatan Bupati Bone, Kota Watampone, Kamis, 25 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Bone, Hj. Maryam Andi Asman, Kepala OPD, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bone Andi Takdir, serta ratusan anak yatim dan penyandang disabilitas.

Bupati Bone  menegaskan bahwa anak yatim piatu dan penyandang disabilitas harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih pendidikan dan mewujudkan cita-cita mereka.

“Biasanya orang yang tidak ada, itu bersungguh-sungguh dalam belajar. Tidak ada yang mustahil. Ke depan, di sini anak yatim piatu akan ada yang menjadi camat, bupati, menteri bahkan presiden,” ujar Andi Asman memberikan motivasi kepada para peserta.

Bupati juga meminta seluruh pihak terkait untuk mendata anak-anak yatim di Kabupaten Bone agar tidak ada yang kehilangan akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

BupAAS  menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang sama.

“Tolong juga didata anak yatim, sehingga jangan ada yang terputus sekolah. Tidak ada alasan sekarang tidak sekolah,” tegasnya.

Andi Asman menjelaskan bahwa Pemkab Bone saat ini juga menyiapkan program Sekolah Rakyat yang ke depan mampu menampung hingga 1.000 siswa. 

Program tersebut didukung pembangunan sarana pendidikan dengan anggaran mencapai Rp230 miliar sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui kegiatan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas ini, pemerintah berharap dapat memberikan perhatian, dukungan moral, serta semangat kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas untuk terus melanjutkan pendidikan dan menggapai masa depan yang lebih baik. (*)

TerPopuler