DENPASAR. WARTA SULSEL. ID - Dalam rangka memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kepala Kantor Pertanahan Kota Palopo, Agustinus Palesang, S.SiT, bersama Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), sementara Kantor Pertanahan Kota Palopo melaksanakan studi tiru ke Kantor Pertanahan Kota Denpasar.
Kunjungan tersebut diterima dan disambut langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Denpasar Mulyadi, S.T., M.App.Sc., Ph.D, bersama Kepala Subbagian Tata Usaha beserta staf. Jumat, 21 Agustus 2026, di Denpasar.
Dalam kesempatan tersebut, Agustinus Palesang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta kesempatan yang diberikan jajaran Kantor Pertanahan Kota Denpasar. Menurutnya, studi tiru ini merupakan momentum penting bagi Kantor Pertanahan Kota Palopo untuk belajar secara langsung dari satuan kerja yang telah berhasil membangun tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berstandar WBBM.
“Terima kasih atas sambutan dan perkenaan Bapak Kepala Kantor beserta seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kota Denpasar yang telah menerima kami dalam rangka melaksanakan studi tiru pembangunan Zona Integritas Kantor Pertanahan Kota Palopo menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani,” ujar Agustinus.
Sebagai informasi bahwa pada tahun ini terdapat 34 Satuan Kerja/Kantor Pertanahan yang diusulkan oleh seluruh Kantor Wilayah untuk mengikuti penilaian WBBM oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian ATR/BPN. Setelah melalui proses penilaian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) prausulan, TPI Kementerian ATR/BPN menetapkan 9 satuan kerja sebagai usulan predikat WBBM untuk diteruskan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
“Kantor Pertanahan Kota Palopo menjadi salah satu dari 9 satuan kerja yang lolos sebagai usulan WBBM dan selanjutnya akan menjalani penilaian oleh Kementerian PAN/RB pada tahun ini. Tentunya ini menjadi sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Agustinus.
Melalui kegiatan studi tiru ini, jajaran Kantor Pertanahan Kota Palopo memperoleh kesempatan untuk menggali secara langsung berbagai strategi, inovasi, dan praktik baik (best practices) yang telah diterapkan oleh Kantor Pertanahan Kota Denpasar dalam membangun Zona Integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Denpasar, Mulyadi, S.T., M.App.Sc., Ph.D., membagikan sejumlah pengalaman dan strategi yang menjadi bagian penting dalam keberhasilan pembangunan Zona Integritas Kantor Pertanahan Kota Denpasar hingga meraih predikat WBBM dari Kementerian PAN/RB.
Mulyadi menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak semata-mata berorientasi pada pemenuhan dokumen atau eviden, tetapi harus dimulai dari komitmen dan perubahan pola pikir seluruh jajaran.
“Pertama, perbaiki niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kemudian lakukan perbaikan SOP pelayanan, tingkatkan kualitas data pertanahan, hadirkan inovasi pelayanan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta perkuat kolaborasi antarinstansi,” jelas Mulyadi.
Diskusi dan pertukaran pengalaman menjadi bagian penting dalam kunjungan ini. Berbagai hal dibahas, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan budaya kerja berintegritas, pengelolaan perubahan, hingga pengembangan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan masyarakat.
Studi tiru ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan semata, tetapi dapat menjadi sumber inspirasi dan referensi konkret bagi Kantor Pertanahan Kota Palopo dalam memperkuat strategi pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.
Dengan semangat “belajar, berbenah, dan memberikan pelayanan terbaik” kantor Pertanahan Kota Palopo berkomitmen untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan birokrasi yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
QMH. Yoga. Hms