SMKS Muhammadiyah Pangkep Laksanakan In House Training
jmsi'
funrun'
dprd
dprd
hjs

SMKS Muhammadiyah Pangkep Laksanakan In House Training

Senin, 09 Agustus 2021,


PANGKEP.WARTASULSEL.ID-Program SMK Pusat Keunggulan lahir dari embrio Kementerian Pendidikan Vokasi Republik Indonesia, sasarannya untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja dan diharapkan menjadi pusat peningkatan kualitas dan akan menjadi rujukan bagi SMK lainnya. 


Tentu saja pelatihan tersebut diharapkan peran serta guru dan tenaga kependidikan secara maksimal.

Agar pelatihan tersebut menghasilkan point dan melahirkan energi positif maka SMKS Muhammadiyah Bungoro,  Pangkep yang di tetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan menggelar In House Training dengan tema “ Implementasi Paradigma Kurikulum Baru SMK Pusat Keunggulan”

Kepala SMKS Muhammadiyah Pangkep, Abdul Rahman, S.Ag, menyampaikan bahwa, kegiatan ini melibatkan semua guru kelas X sebagai sasaran yang nantinya mendapat materi dari narasumber yang telah disiapkan, baik dari dunia industri, pengawas pembina serta para guru yang telah mengikuti TOT Tingkat Nasional. 

Lanjut Abdul Rahman menjelaskan  bahwa  Program SMK Pusat Keunggulan untuk SMKS Muhammadiyah Pangkep fokus kepada Jurusan Teknik Pengelasan yang bermitra dengan PT. Karya Manunggal, dimana sejak tahun lalu telah mendapatkan bantuan fisik, dan tahun ini dilanjutkan dengan bantuan operasional untuk pengelolaannya dan In House Traning tersebut dilaksanakan pada  9 - 21 Agustus 2021, tandasnya.

Ketua Majelis DIkdasmen dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang memberikan kepercayaan luar biasa kepada SMKS Muhammadiyah, semoga amanah ini bisa dilaksanakan secara baik. 

Menjadi SMK Pusat Keunggulan tidak ditunjuk begitu saja, tetapi melewati beberapa tahapan dengan seleksi dan kriteria yang sangat berat. 

Karena itu Ketua Majelis Dikdasmen,  menitip harapan agar jangan terlalu fokus kepada peningkatan keterampilan/skill peserta didik sehingga lupa pendidikan moralnya, atau justru terjadi sebaliknya. Jadi dua hal ini mesti seirama.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Pangkep, HM. Syarkawi Ramly,SE, MM, menjelaskan bahwa Program SMK Pusat Keunggulan mengacu kepada Kepmendikbud Nomor 17/M/2021, dengan sasaran adalah pemangku kepentingan daerah, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan.
Ditunjuknya SMKS Muhammadiyah Pangkep sebagai SMK Pusat Keunggulan adalah manifestasi dari UU Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional dimana salah satu pasalnya mengatakan bahwa sekolah/madrasah, negeri/swasta mempunyai kedudukan yang sama.
Implementasi Kurikulum baru banyak merubah struktur di dalamnya, karakteristik, visi dan misi sekolah harus semakin jelas, dengan melakukan analisis program keahlian yang telah ditetapkan. Bagaimana merumuskan tujuan,  membuat perencanaan pembelajaran sesuai kebutuhan dan merancang pendampingan, evaluasi dan pengembangan profesional yang handal, tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Syarkawi menjelaskan bahwa sebagaimana Program Sekolah Penggerak (PSP) SMK Pusat Keunggulanpun diharapkan “Profil Pelajar Pancasila”, yang berciri utama : beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlaq mulia, kebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif dijadikan acuan untuk menyusun visi, misi dan tujuan pendidikan, imbuhnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi yang disajikan Pengawas Pembina Satuan Pendidikan, H. Anis Pacinongi, S.Pd, M.Pd dan guru guru yang telah mengikuti pelatihan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Hj.Fatmawaty, SH, M.Pd Pengawas Satuan Pendidikan Sulsel dan Kasi Pembinaan SMK-PK/PLK, Dra. Asmah Amin, M.Si.


*QMH.YUN*

TerPopuler