LUTRA.WARTASULSEL.ID-Di masa Pandemi Covid-19 dan penyelenggaraan tahapan Pemilihan Kepala Desa(Pilkades) di Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan relatif kondusif.
Namun sempat ada kejadian pembunuhan di Malangke saat pelaksanaan Pilkades.Setelah kita urut tidak ada kaitannya dengan Pilkades.Hal ini diungkapkan Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin,Sik.MH kepada Wartasulsel.id di ruang kerjanya,Senin 2/8/2021 lalu
"Terkait pembunuhan di Malangke dengan korban meninggal di tempat.Tersangka saat ini sudah ditahan dan sementara dalam proses Sidik. SPDP sudah kita kirim ke Kejaksaan" Kata Irwan
Lanjut Kapolres Lutra menjelaskan terkait program vaksinasi,bahwa saat ini sementara kita galakkan program giat vaksinasi serentak mendukung program pemerintah
disambut juga program bapak Kapolri.
"Sampai saat ini penggunaan vaksin cukup lumayan banyak.Namun sekarang ketersedian vaksin kita sudah habis,kita tunggu suplai dari propinsi yang mana nanti rencananya akan digunakan 70 % untuk masyarakat pas saat 17 Agustus 2021"Jelasnya
Hampir setiap hari kita melakukan tracking sehingga lumayan meningkat yang terkonfirmasi berdasarkan hasil swab.Yang terkonfirmasi positif Covid 19 dari kontak erat sebelumnya dengan yang positif.
Dijelaskan pula bahwa Kegiatan kita dua sisi,Mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan dan edaran ibu Bupati tentang pemberlakuan PPKM karna saat ini Lutra masuk level 3,sehingga pembatasan tempat keramaian seperti Cafee dan rumah makan hanya beraktifitas sampai jam 18.00 Wita.
"Untuk vaksinasi di Polres Lutra sudah dilaksanakan vaksin pertama dan kedua kemudian dilanjutkan dengan vaksin massal beberapa tempat kita laksanakan,
di Polres sudah 3 kali, diklinik kesehatan Polres 3 kali dan jajaran Polsek rata 3 kali dari 9 Polsek"Tambahnya
Kegiatan vaksinasi tersebut, masyarakat Lutra kita akui dan luar biasa karena sangat antusias untuk di vaksin sehingga mereka banyak merindukan vaksin massal kembali dilaksanakan.
Terakhir di laksanakan kami kewalahan dan banyak ditolak karena stok terbatas.Saat ini kita masih menunggu vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan ,"Pungkas AKBP Irwan
*QMH.ENO.GALANG.REWA*

