Imran Yusuf Desak Pemkab Pohuwato Soal Penuntasan Dugaan Korupsi BST
pasang
pasang

Imran Yusuf Desak Pemkab Pohuwato Soal Penuntasan Dugaan Korupsi BST

Rabu, 12 Januari 2022,

Imran Yusuf 

POHUWATO.WARTASULSEL.ID-Persoalan dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial tunai (BST) khususnya di Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato, Prov Gorontalo makin hangat dan terus di suarakan masyarakat Popayato Timur.

Salah satu masyarakat Desa Bunto, Kecamatan Popayato Timur Imran Yusuf kepada media ini pada Rabu, 12 Januari 2022 mengatakan bahwa, bukan hanya pihak Polres Pohuwato yang harus menyelesaikan kasus tersebut, tetapi juga Pemkab Pohuwato harus mendukung soal penuntasan dugaan korupsi BST yang terjadi belakangan ini, apalagi ini adalah bantuan untuk rakyat yang tidak mampu, tegas Imran Yusuf.

Menurut Imran Yusuf, soal BST berdasarkan temuan Inspektorat diduga ada ratusan juta dana BST yang tidak ketahuan rimbanya khususnya di desa Bunto, itu baru Desa Bunto belum desa-desa lain di Kecamatan Popayato Timur apalagi ada tujuh desa masalahnya nyaris sama desa Bunto, karena itu Pemkab Pohuwato harus ikut mengawal kasus tersebut dan siapapun yang terlibat harus di proses sesuai hukum yang berlaku, terang Imran Yusuf lagi.

Meskipun kata Imran persoalan ini sementara bergulir di Polres setempat untuk mendapatkan kepastian hukum,  Pemerintah Daerah juga harus mengambil langkah tegas sebab ini menyangkut hajat orang banyak.

Tidak hanya itu Imran juga menyarankan agar Polres Pohuwato setempat harus benar-benar serius dalam memberantas dugaan korupsi dan jangan terkesan tebang pilih kasus sebab ini adalah domain kepolisian.

"Kalau di tanya kami menyesal dan kecewa, jelas kami menyesal dan kecewa dan apa boleh buat prosesnya sudah terlanjur bergulir di Polres, pungkasnya

Sebelumnya, Polres Pohuwato melalui Kasat Reskrim AKP Cecep Ibnu Ahmadi pada 5 Januari 2022 lalu menjelaskan pihaknya jika ke kantor BPKP RI Perwakilan Gorontalo bukan hanya menyurat tapi juga mengeskpos perkara BST, bahkan telah melakukan komunikasi dengan BPKP Gorontalo.

*QMH.IS*
loading...

TerPopuler