Tim TGUPP Sulsel Sarankan Pengawas Gunakan Pikiran Bawah Sadar
simak'
simak'
simak'
bone'
hariguru'
bupati
bupati bone
masmindo

Tim TGUPP Sulsel Sarankan Pengawas Gunakan Pikiran Bawah Sadar

Sabtu, 05 Februari 2022,


MAKASSAR.WARTASULSEL.ID-Rapat program keunggulan  Pemprov Sulsel menjadi sangat penting, sebab sebelumnya agenda yang sama juga telah dilakukan dengan menghadirkan kepala SMAN dan kepala SMKN se Sulsel pada waktu yang berbeda namun pekan yang sama di Gedung Guru HM.Jusuf Kalla Kompleks Disdik Sulsel.

Demikian halnya para pengawas sekolah se Sulsel juga mengikuti kegiatan yang sama, dari unsur pimpinan yakni, Korwas, Ketua MKPS, hingga pengawas bina dari tingkatan SMA, SMK hingga SLB memadati ruangan HM.Jusuf Kalla pada Jumat, 4 Pebruari 2022.

Sebagaimana diketahui bahwa program Plt Gubernur Sulsel tersebut ditindaklanjuti Dinas Pendidikan bersama Tim TGUPP pendidikan hadir menjadi penyumbang ide cemerlang guna kesuksesan pendidikan khususnya di Sulsel.

Pantauan media ini kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah guru besar dalam bidang pendidikan antara lain, Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd, Prof. Dr. Heri Tahir, SH., MH, Prof. Burhanuddin Arafah, M.Hum., Ph.D, Mustafa Tope, S.ST Par, M.Pd (guru SMKN 4 Makassar  juga menjadi moderator. Dari deretan nama tersebut semua masuk Tim TGUPP. 

Selain itu juga hadir Sekretaris Disdik Sulsel Drs. Harpansa, MM, Kabid SMA Asqar, SE,MM, Kabid SMK Dra.Hj.Ernawati, M.Pd, Kabid PKLK  Bahasa dan Sastra Daerah Dra. Hj. Jamila serta Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Sulsel sekaligus Korwas Disdik Dr. H. Muliono Caco, M.Pd., M.Kes. 

Mengawali sambutannya, Sekretaris Disdik Prov. Sulsel Drs. Harpansa, MM dihadapan sekitar 200 Pengawas Sekolah mengatakan bahwa, pengawas adalah bagian terpenting dalam memajukan pendidikan terkhusus pada pembinaan di sekolah sebagai motivator dalam menjalankan tugasnya.

Lanjut mantan Kepala SMAN 20 Makassar ini bahwa, pengawas juga menjadi garda terdepan dan sebagai ujung tombak dalam memajukan pendidikan, makanya dalam menjalankan tugasnya tentu harus lebih profesional dan jangan ada kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok, jelasnya.

Sementara Tim TGUPP Sulsel Prof. Dr. Arismunandar M.Pd, mengatakan dalam pertemuan para   pengawas bina sekolah ini seolah  masih ada kekhawatiran dengan pertemuan yang dilaksanakan tiga hari yang lalu mungkin masih banyak yang belum begitu memahami apa isi program maupun prioritas dan capaian target Pemerintah Prov. Sulsel, kedepannya, seperti saat pemaparan capaian kinerja dalam diskusi dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah,  karena itu diharapkan kepada Kepala SMK dan para pengawas harusnya lebih memahami target dan sasaran yang ingin dicapai, ujar Guru Besar Pendidikan asal Sinjai itu.

Dari pertemuan tersebut, lanjut Prof Arismunandar bahwa belum bisa dijelaskan secara detail apa yang telah  kita lakukan dan sejauhmana, semuanya menyebut penanaman pohon, lantas pohon apa yang ditanam dan berapa rincian jumlah pohon yang tumbuh  subur berapa dan sebaliknya, ujar mantan Rektor UNM ini penuh canda.

Apa hasil yang dari pembinaan untuk mengatakan sudah on the track sesuai dengan sasaran.
Yah, kalau kita mendengar atau melihat Kota Bitung, Sulut, misalnya itu mestinya bisa dicontoh, bagus sekali seharusnya seluruh SMK itu menjadi perbandingan yang ada di sana, jelas Prof. Dr Arismunandar, M.Pd.

Hal senada disampikan Prof. Dr. Hamzah Upu menurutnya, harapan bisa dicapai namun dia mengakui kalau memang masih ada sedikit kelemahan.

Menurutnya yang namanya pengawas itu orang paling istimewa tapi jangan lupa kalau melakukan sebuah kesalahan nantinya  terlalu berat untuk di pertanggung jawabkan.

Dia mencontohkan bahwa, kalau di Inggris yang meng SK-kan pengawas  adalah, Raja yang tandatangani kita semua tahu Raja itu kedudukannya di atasnya Perdana Menteri, makanya pengawas di Inggris itu dengan leluasa bisa melakukan evaluasi dan juga sebagai penentu dari keberlanjutan sekolah.

Kalau boleh saya usulkan bagaimana kalau para pengawas sekolah ini untuk diperkuat. 
Prof Hamzah Upu  menyarankan agar nanti bisa menggunakan pikiran bawah sadar tentu pada akhirnya juga hasilnya pasti akan lebih bagus karena sesuatu yang positif bisa terekam dalam memori maupun dalam pikiran bawah sadar kita itu juga bisa akan menghasilkan sesuatu yang baik, disini masih lebih banyak pikiran sadar.

Saya berharap para pengawas coba gunakan pikiran bawah sadarnya untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik.

Lanjut, kalau ada sesuatu yang lahir dari pikiran lalu memanfaatkan pikiran bawah sadar yang biasanya menghasilkan berlian.

Dia mencontohkan kalau dalam keadaan sadar mengangkat sesuatu barang yang bebannya hanya berat tertentu saja, yang bisa diangkat namun coba kalau terjadi sesuatu misalkan kebakaran atau dikejar sesuatu yang menakutkan, tentu kita semuanya seberat apa pastinya tidak terasa beratnya, apapun bisa jadi ringan dan begitu juga dengan kekuatan berlari tentu lebih kencang.

Kita sepakat semua dan tahu bahwa tugas pengawas itu, seperti biasa yang kita lihat dan dengar adalah membimbing guru dan kepala sekolah makanya pengawas itu hebat kemudian bisa memberi petunjuk dan saran pada kepala sekolah dan guru, berikan arahan bimbingan pengawas harus kita tahu.

Tugas profesional ketika bisa mengevaluasi kinerja kepala sekolah kalau menurutnya hasil evaluasi kinerja kepala sekolah menurut pengawas layak untuk diganti tentu harus direspon, untuk apa orang-orang seperti itu yang tidak mau maju dan bergerak di pertahankan, Prof Hamzah.

Sementara Prof Dr Burhanuddin Arafah  mengingatkan jika empat hari yang lalu kita mengevaluasi maupun menguji para Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah di gedung lantai dua, namun soal kapan hasilnya ya tunggu saja, jadi dipersilakan tunjukkan kinerjanya untuk kedepan periode 2022-2023 ini, apa yang akan diperbuat tentunya berbeda dengan sekarang dari tahun sebelumnya.

*QMH.YUN*
1'
2'
3'

RINGKASAN AKUN PEMERINTAH KAB. BONE T.A. 2025

TerPopuler