TAKALAR.WARTASULSEL.ID-Kegiatan workshop penyusunan SKP dan pendalaman RKAS menjadi barometer sekolah dalam mengelola program setiap awal tahun.
Hal ini sangat di harapkan bagi satuan Pendidikan terutama dalam pemanfaatan Dana Bos sehingga dalam membuat RKAS tidak lagi terdapat kekeliruan dan temuan terus menerus dari Inpektorat.
Belajar dari pengalaman tersebut, sehingga Pihak MKKS SMA, SMK dan SLB bekerja sama dengan Cabang Dinas Wilayah VII mengadakan Workshop atau bimtek tentang perbelanjaan dana bos yang tentunya mengacu pada juknis.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jeneponto, Takakar Dr. H Rahim MPd saat membuka acara mengatakan agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik mengingat pentingnya acara ini dalam hal pembedahan dana bos.
Adapun pemakalah dalam kegiatan ini yaitu, Kasi SMA Cabdis VII Sugralis, SE yang juga mantan Kasubag Keuangan Disdik Sulsel, ujar Dr Rahim.
Dia juga berharap agar pihak UPT sekolah tidak lagi ada temuan yang yang berarti.
Hadir dalam workshop antara lain, unsur UPT SMA /SMK SLB dan bendahara sekolah serta pengawas.
Adapun jumlah peserta sebanyak 100 orang dalam dua sesi
Dan untuk sesi pertama adalah pembahasan Bimtek SKP, dari unsur guru dan kepala sekolah dan sesi kedua yaitu pembahasan RKAS. Dari unsur kepala sekolah serta bendahara dan pengawas.(indra)

