MAKASSAR.WARTASULSEL.ID-SMK Farmasi Syekh Al Makassari Gowa siap berkompetisi dalam peningkatan pendidikan khususnya dalam dunia kefarmasian.
Hal tersebut diungkapkan Kepala SMK Farmasi Syekh Yusuf Al Makassari Gowa Andi Budiyanto Adi Putra, S.Kep, Ns, M.Kep saat diwawancari media ini di Claro Hotel Makassar Selasa, 21 Juni 2022.
Menurut Budiyanto sebanyak 50 siswa-siswinya hari ini akan mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah dengan jurusan farmasi.Jadi di SMK Farmasi Syekh Al Makassari Gowa hanya memiliki satu jurusan, ujarnya.
Jadi, di SMK Farmasi kami menyiapkan jurusan untuk menjadi asisten tenaga kefarmasian sehingga nantinya menjadi asisten apoteker, tambah Andi Budiyanto Adi Putra.
Karena itulah alumni sudah siap untuk memasuki dunia kerja dan kami juga membentuk unit kerja nama DKS untuk memonitoring dan menyebarluaskan alumni-alumni jadi alumni kami sudah tersebar ke seluruh Indonesia.
Menjawab pertanyaan wartawan soal daya serap, Budiyanto mengatakan bahwa keterserapan alumni setiap tahun itu mencapai 60 persen dan sisanya kuliah sekitar 30 persen.Jadi 60 persen lulusan terserap ke dunia kerja.
Adapun proses belajar sama dengan sekolah umum yakni 3 tahun.Terkait dengan jenjang SMK kami juga seperti SMA dan SMK lainnya hanya memang kalau di Farmasi berbeda.
Kami juga menjalin kerjasama dengan lembaga sertifikasi profesi begitu juga kami mendatangkan asesor dari Jakarta unyuk menilai kompetensi keahlian agar siswa kami bisa belajar meracik dan melayani administrasi obat-obat dan sebagainya.
Selain itu, Andi Budiyanto juga mengatakan jika sejak berdirinya SMK Farmasi Syekh Yusu Al Makassari Gowa berdasarkan izin operasional tahun 2004 telah menamatkan 16 angkatan.
Dia juga menyebut bahwa Yayasan dalam hal ini memberikan keleluasaan kepada semua perangkat mengatur kegiatan kegiatan dan program yang ada di sekolah dan tentu saja kegiatan dan program tersebut diawasi tetap dikontrol Yayasan, tandas Andi Budiyanto Adi Putra.
*QMH.YUN*
