ENREKANG.WARTASULSEL.ID-
Gerak cepat dan tepat ditunjukkan Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Bahasa dan Sastra Daerah (PKLK BSD) Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Andi Mashari Mappiara, S.Pd., M.Si.
Hal itu terwujud saat melakukan kunjungan ke SLBN 1 Enrekang dan SLBN 1 Sidrap, pada Sabtu 18 Juni 2022.
Dalam kunjungannya di Bumi Nene Mallomo Sidrap dan Bumi Massenrempulu Enrekang adalah kali pertama tour daerah sejak mengemban amanah selaku Kabid PKLK Disdik Sulsel.
Di SLB 1 Enrekang, Andi Mashari meminta kepada kepala sekolah khususnya dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) pada umumnya untuk memperhatikan output dari lulusan SLB
"Kami minta output lulusan dari siswa, apakah lanjut ke perguruan tinggi atau mandiri,” pesannya.
“Kami melihat di SLBN 1 Enrekang ini ada keterampilan salon dan bengkel untuk dapat mandiri dan apabila ingin melanjutkan pendidikan, bisa masuk kuliah di UNM jurusan Pendidikan Luar Biasa,” ungkap Andi Mashari yang juga mantan Kepala SMAN 13 Makassar ini.
“Saat ini SLBN kekurangan Guru. Jadi akan kami sample di SLB swasta dan paling penting data siswa. Pertama itu jarak tempat tinggal siswa dari sekolah kemudian kedua itu, data anak disabilitas yang belum sekolah itu perlu diperhatikan,”tutur Andi Mashari.
Untuk siswa tuna grahita jikalau di beri keterampilan pasti dia dapat mandiri. Setidaknya, siswa disabilitas setelah lulus bisa mandiri,” ucapnya.
Sekadar diketahui bahwa, SLBN 1 Enrekang membina siswa 25 untuk SDLB, 6 untuk SMP LB dan 7 siswa untuk SMALB
Dalam kunjungan kerja dan silaturahmi SLBN 1 Enrekang dan SLBN 1 Sidrap, Kabid PKLK & BSD mengapresiasi atas penataan ruangan keterampilan dan toilet di kedua sekolah tersebut.
Untuk SLBN 1 Enrekang para siswa sudah memiliki keterampilan dengan memproduksi paving blok. Ini tentu menjadi kredit poin bagi siswa untuk mandiri.
Sedangkan untuk SLBN 1 Sidrap telah memiliki sarana kesenian berupa alat musik untuk menyalurkan bakat bagi para siswanya
Kami bangga terhadap apa yang sudah dicapai saat ini dan dia kembali menekankan agar output dari siswa SLB di Sulsel bisa mandiri, imbuh Andi Mashari.
Turut serta mendampingi Kabid PKLK BSD dalam kunjungan ini adalah Ketua MKKS SLB Faisal Syarif, S.Pd, M.Kes, staf Bidang PKLK BSD Sulsel M. Dahlan, S.Sos dan Umniyah, SE
Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pelayanan publik dan administrasi bidang PK-PLK, menyelenggarakan pengkajian bahan kebijakan teknis dan bahan fasilitasi bidang PK-PLK, serta membantu Kepala Dinas menyelenggarakan fasilitasi urusan pemerintahan provinsi bidang PK-PLK, meliputi aspek kurikulum dan kesiswaan PK-PLK, alat bantu media PK-PLK, serta ketenagaan pendidikan khusus.(*)

