Wali Kota Palopo Kunjungi Rumah Produksi, Naili: Citra Merek, Agnesiana: Eksportir Tujuan Eropa
jmsi'
luwu'

Wali Kota Palopo Kunjungi Rumah Produksi, Naili: Citra Merek, Agnesiana: Eksportir Tujuan Eropa

Kamis, 12 Februari 2026,
PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Wali Kota Palopo Hj. Naili Trisal bersama Pj. Sekretaris Daerah, Zulkifli Halid, dan Kepala Dinas Koperasi UKM Kota Palopo, Supiati, mengunjungi rumah produksi yang sekaligus menyerahkan bantuan peralatan bagi UKM. 

Kunjungan kali ini tepatnya di CV Universal Nusantara Spices "Export Spices" UKM Pengolahan Gula Aren dengan brand "Nesia" yang berada di Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua. Kamis, 12 Februari 2026.

Penyerahan bantuan berupa mesin pengering dan mesin penepung untuk peningkatan produktifitas usaha gula aren.
Penyerahan bantuan itu juga sebagai bentuk dukungan dari pemerintah untuk membantu pelaku usaha kecil menengah agar bisa bertahan, berkembang, dan lebih berdaya saing. 

Naili Trisal, mengatakan, agar produk UKM  dikemas menggunakan kemasan organik sebagai solusi berkelanjutan untuk mendukung pengurangan limbah plastik konvensional.

"Dan juga untuk meningkatkan citra merek yang ramah lingkungan," ujar Naili Trisal.

Tak hanya itu, dia juga meminta untuk menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Palopo.
 
"Kita punya banyak KWT-KWT, ada KWT pengelola Lengkuas, Jahe, kita bisa manfaatkan dan berdayakan dengan mengambil pasokan bahan baku dari KWT yang ada,"  pungkasnya.

Sementara itu, Agnesiana Sri Putri Yanti, Owner CV Universal Nusantara Spices, 
mengungkapkan, bahwa usahanya memproduksi tiga varian produk yakni, kunyit bubuk, gula aren original, dan gula aren plus jahe. 

"Ke depannya, sesuai saran dari Ibu Wali, untuk kerja sama dengan KWT, nanti kita akan coba lagi ekspansi dengan mengolah Lengkuas," ungkap Agnesiana.

Dia menjelaskan, usaha gula aren yang dikelolanya, juga sudah disurvei oleh eksportir tujuan Eropa. Yang disurvei itu kondisi alam, dan kualitas gula. eksportir mengakui kualitas gula dan lingkungan di sini sangat baik dan menjanjikan. 

"Mereka sudah berkunjung ke sini, kita dikunjungi. Dan mereka melihat langsung kapasitas produksinya kita, sampai detiknya. Maksudnya berapa detiknya itu, menghasilkan berapa, produksinya berapa, semua mereka uji. Mereka juga datang langsung ke petani, ke Latuppa, penghasil bahan baku kita, penghasil gula merah itu," jelas Sri Putri Yanti.

Di akhir kunjungan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkifli, menyarankan, agar UKM Nesia Palm Sugar, juga memproduksi kemasan Stick Sachet, yang cocok untuk satu kali penyajian untuk merambah hotel, cafe, dan restoran.

*QMH. Yoga. Rls*
1'
2'
3'

RINGKASAN AKUN PEMERINTAH KAB. BONE T.A. 2025

TerPopuler