Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng,Resmi Membuka Talk Show Adhyaksa Mappoji Anak (AMAN),
jmsi'
luwu'
dprd

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng,Resmi Membuka Talk Show Adhyaksa Mappoji Anak (AMAN),

Selasa, 10 Maret 2026,

SOPPENG.WARTASULSEL.ID-Komitmen Kabupaten Soppeng untuk menjadi daerah yang ramah dan aman bagi anak-anak semakin nyata. Pada Selasa malam (10/3/2026), Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, secara resmi membuka Talk Show Adhyaksa Mappoji Anak (AMAN), sebuah inisiatif progresif dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Soppeng untuk mendukung visi Kabupaten Layak Anak (KLA).


Program AMAN yang diambil dari bahasa Bugis Mappoji berarti menyayangi bukan sekadar seremonial. Ini adalah langkah konkret korps Adhyaksa dalam menyentuh langsung aspek sosial dan pemenuhan hak sipil anak di Bumi Latemmamala.


Bupati Suwardi Haseng memberikan apresiasi tinggi atas terobosan ini. Ia menilai kehadiran Kejari Soppeng melalui program AMAN sangat meringankan beban pemerintah daerah dalam melakukan proteksi dan edukasi kepada masyarakat


"Program yang diinisiasi Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng ini sangat bermanfaat dan sangat membantu kami di pemerintah daerah. Kami tentu sangat berterima kasih atas kepedulian ini," ujar Bupati Suwardi dalam sambutannya.


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Soppeng Sulta D. Sitohang, S.H., M.H..menegaskan bahwa institusinya kini tidak hanya terpaku pada penegakan hukum di meja hijau, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama pada sektor perlindungan anak.


Dalam sesi talk show, Kasi Datun Kejaksaan negeri Soppeng memaparkan capaian awal program AMAN. Salah satu aksi nyatanya adalah sosialisasi di pondok pesantren yang berhasil memfasilitasi pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi sekitar 50 santri.


Tak hanya soal anak, Kejari Soppeng melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Soppeng Nazamuddin, S.H., M.H. juga memperkenalkan program pendampingan bagi pelaku UMKM.


Kejaksaan kini membuka ruang konsultasi dan edukasi hukum agar pelaku usaha kecil tidak terjebak dalam masalah hukum akibat keterbatasan informasi.


Acara yang dihadiri oleh para Kepala Sekolah TK, PAUD, hingga SD ini ditutup dengan momen hangat penyerahan KIA secara simbolis kepada 10 perwakilan anak.


Tak hanya kartu identitas, anak-anak tersebut juga mendapat kejutan berupa voucer belanja dan tiket liburan ke Taman Wisata Alam Lejja. (***)

TerPopuler