Wakil Wali Kota, DLH, Camat Wartim Turun Langsung Tangani Sampah, Ome: Tanggung Jawab Bersama
jmsi'
lapas
funrun'
funrun'
funrun'
dprd
dprd

Wakil Wali Kota, DLH, Camat Wartim Turun Langsung Tangani Sampah, Ome: Tanggung Jawab Bersama

Senin, 23 Maret 2026,
PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin, yang akrab disapa Ome, bersama Kadis Lingkungan Hidup, Rahmat Goles, Camat Wara Timur (Wartim), Andi Muh Asnawi Sari, tujuh lurah serta RT/RW di Wilayah Kecamatan Wara Timur, turun langsung tangani sampah, serta mengangkat  sampah-sampah warga yang berserakan.
Di beberapa titik yang disasar, Ahkmad Syarifuddin, Kadis LH, Camat Wara Timur, beserta jajarannya dan RT/RW, menelusuri titik-titik pembuangan sampah yang berserakan dan mendapati adanya dugaan orang yang tidak bertanggungjawab membuang sampah yang bukan pada tempatnya, meski ada papan informasi untuk tidak membuang sampah di tempat ini.

Dari aksi itu, kendaraan operasional kelurahan dipergunakan secara maksimal serta armada Dinas Lingkungan Hidup untuk mengangkut sampah. Selain itu, mereka juga menyampaikan pesan moral dan sosial, agar kita sama-sama peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama untuk tidak membuang sampah di seberang tempat.

Di salah satu lokasi aksi bersih sampah, Akhmad Syarifuddin, saat diwawancarai langsung oleh Koordinator Sulselbar, media WARTA SULSEL. Id, pagi tadi, mengatakan, bahwa walaupun di hari libur, kami bersama teman-teman DLH dan jajaran Kecamatan Wara Timur, RT/RW turun kerja bakti.

"Itu membuktikan keseriusan dan komitmen pemerintah untuk menangani penanganan sampah. Sebab banyak yang mengatakan bahwa pemerintah tidak serius menangani sampah. Namun bisa kita lihat, di hari libur kita kerja," ujarnya. Senin, 23 Maret 2026.

Kami meminta kepada masyarakat, agar membuang sampah pada tempatnya. Sementara kita mengatur titik jam pengangkutan dengan titik pembuangan. Warga yang tinggal di dalam kompleks jangan membuang sampah sembarangan.

"Sudah dibersihkan belum ada 1 jam menumpuk lagi. Termasuk pusat keramaian seperti di pasar. Jadi, kami berharap buang sampah di tempatnya. Kebersihan bagian tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Untuk masyarakat Kota Palopo, mari kita edukasi mulai diri kita. Sebab kebersihan ini, tanggung jawab kita semua. Untuk itu, buang sampah di tempatnya.

"Penanganan sampah ini, bukan hanya di hari libur saja. Namun di setiap hari Jum'at, kami juga melaksanakan kegiatan Jum'at bersih. Insyaallah, penanganan sampah ini akan menjadi atensi kita untuk melakukan evaluasi dalam penanggulangan sampah, dengan melibatkan semua pihak terkait, termasuk masyarakat di dalamnya," pungkas Akhmad Syarifuddin.

Perlu diketahui, masalah sampah di Indonesia dalam kondisi krusial dan darurat, dengan timbulan sampah nasional mencapai ~21,65 juta ton per tahun dan hanya ~35% yang terkelola. 

Kelebihan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memicu krisis lingkungan, polusi, dan dampak kesehatan, yang dipicu oleh kurangnya infrastruktur dan kesadaran masyarakat. 

Tanggung jawab masalah sampah adalah tanggung jawab bersama antara individu, produsen, dan pemerintah untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA). 

Individu wajib memilah dan mengelola sampah dari rumah, sementara produsen bertanggung jawab atas kemasan, dan pemerintah menyediakan pengelolaan serta penegakan hukum yang efektif (Red).

*QMH. Yoga*

TerPopuler