BULUKUMBA.WARTASULSEL.ID-RDKK kelompokntani tani Bontobulaeng tiga desa Bontobulaeng kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba diduga terjadi manipulasi data untuk kepentingan pribadi
Hal ini terungkap setelah sejumlah anggota kelompok tani Bontobulaeng tiga yang seharusnya mendapat bantuan pupuk subsidi dari pemerintah, namun tidak mendapat jatah berdasarkan usulan RDKK
Permainan data manipulasi data tersebut diduga dilakukan ketua kelompok tani. A. RJN untuk tahun anggaran 2025-2026 dengan menyalurkan pupuk subsidi kepada orang yang tidak berhak.Hal ini disampaikan salah satu anggota kelompok Bontobulaeng Tiga
"adanya dugaan manipulasi data RDKK tersebut ke orang yang tidak berhak ,sehingga kami kesasar mencari pupuk untuk kebutuhan bersama anggota"tandasnya
Sementara koordinator PPL Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba Syahrir dalam pertemuan dikantor desa dihadiri Kades ,Ketua BPD serta sejumlah staf desa terkait hal itu. Koordinator PPL mengakui bahwa memang terindikasi ada nama siluman dalam RDKK tersebut,Senin 25/5/2026
Terpisah AAS Sekjen Lembaga Sivil Independen Nasional(SIN)SulSel mendorong pihak penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan dugaan manipulasi data tersebut yang merugikan kelompok yang berhak
"Ini merugikan kelompok yang berhak,dan terindikasi ada pemalsuan data harus di usut tuntas APH"ucapnya AAS
Sekadar diketahui bahwa tujuan utama bantuan pupuk bersubsidi untuk kelompok tani adalah untuk meringankan biaya produksi pertanian, menjamin ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Sampai berita ini dipublikasikan belum dikonfirmasi Kadis Pertanian Bulukumba
#ASD#