DKP PWI Sulsel Temu Sapa dengan Perwakilan PWI, Faisal: Kembali ke Porosnya, Tidak Direstui
jmsi'
polri'
polri'

DKP PWI Sulsel Temu Sapa dengan Perwakilan PWI, Faisal: Kembali ke Porosnya, Tidak Direstui

Sabtu, 08 Agustus 2026,

PALOPO. WARTA SULSEL. ID - Sekretaris DKP (Dewan Kehormatan Provinsi), PWI Sulsel, Faisal Andi Saransi Rachmat Kami, S.Sos didampingi pengurus PWI Sulsel, Fatmawati, mantan Sekretaris PWI Luwu Raya, Dedy Ariyanto, S.H, anggota PWI Luwu Raya dan sejumlah calon anggota PWI.

Agenda kunjungan dan temu sapa DKP PWI Sulsel, kepada rekan-rekan perwakilan PWI Luwu Raya, membahas berbagai hal antara lain:

1. Validasi/Verifikasi Penerbitan KTA dan Perpanjangan KTA PWI.
2. Pemutakhiran Database anggota PWI Luwu Raya 
3. Syarat dan Rekomendasi Perekrutan Calon Anggota PWI
4. Kehadiran Pokja apakah telah memenuhi syarat yang di persyaratkan AD/ART PWI 
5. Menunjuk calon Plt Ketua PWI Luwu Raya.

Faisal Andi Saransi Rachmat Kami, mengatakan, bahwa kehadirannya di daerah merupakan tugas dan tanggungjawab sebagai DKP PWI Sulsel, untuk mengetahui keluhan di daerah serta menyelesaikan kendala-kendala yang terjadi.

"Selain itu, untuk mengambalikan di jalan yang benar, atau kembali ke porosnya sesuai AD/ART dan PO (Peraturan Organisasi)," ujar Faisal. Jum'at, 7 Agustus 2026, di Kota Palopo, Sulsel.

Ditegaskannya, bahwa terkait Pokja, tidak bisa dibuat Pokja, kalau masih ada pengurus perwakilan. Jika ingin pisah, maka harus ada syaratnya. Tanggungjawab itu ada di PWI Perwakilan, dan nantinya ada delegasi untuk di daerah untuk menyelesaikan Pokja tersebut, apakah sudah sesuai AD/ART dan PO, bila itu tidak sesuai, maka tidak direstui.

"Jadi dari hasil pertemuan dan pembahasan ini akan dibawa ke provinsi dan nantinya akan dirapatkan di provinsi. Persoalan siapa nanti terpilih itu adalah hak di daerah," tegas Andi Saransi.

Sementara itu, untuk hal lainnya, seperti pendataan KTA PWI, serta seterusnya akan diserahkan kepada Plt. Ketua PWI Luwu Raya.

"Setelah ada Plt Ketua PWI Luwu Raya, dia bertugas untuk menyelesaikan persoalan-persoalan itu, dan setelah pelantikan akan diterbitkan kartu PWI secara kolektif," jelas Rachmat.

Di pertemuan itu berbagai masukan serta keluhan disampaikan. Menanggapi keluhan dan masukan tersebut, Sekretaris DKP (Dewan Kehormatan Provinsi), PWI Sulsel, menegaskan kembali, bahwa diagendakan pada tanggal 19 Agustus, nanti kami dilantik dan akan menjalankan pengabdian untuk organisasi. 

"Untuk itu, rapatkan barisan, dan kita tidak kehilangan induk. SK sebelumnya itu SAH, sebab belum ada pembekuan itu berdasarkan AD/ART dan PO. Hasilnya nanti akan dibawa ke Bidang Hukum, Bidang Pembelawaan Wartawan, Bidang Organisasi yang kemudian diperhadapkan dengan ketua PWI Sulsel," tegas Sekretaris DKP PWI Sulsel di pertemuan tersebut.

QMH. Yoga

TerPopuler