BONE.WARTASULSEL.ID-Proses Pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah Pusat diperuntukkan untuk membiayai pembangunan Daerah yang disalurkan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI ini, Proses pencairan dananya untuk kabupaten Bone tahun 2021 tinggal menunggu proses lelang yang sedang dilaksanakan ULP Bone.
Dari keterangan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H. Najamuddin S. Sos. saat di temui di ruang kerjanya Rabu 18 Agustus 2021 menjelaskan bahwa dana tersebut kini dalam proses lelang proyek di ULP Bone, besaran dana yang terealisasi kurang lebih Rp.300.M ( 298 M lebih ) dengan bunga 6,19% dengan jaminan dana DAU
Tahapan pencairan setelah ada pemenang tender, dan awal pencairannya itu di mulai 25 persen setelah adanya tanda tangan perjanjian kontrak dari pemberi dengan penerima kotrak kemudian setelah terserap 75% turun lagi 45% kita mau tarik lagi harus terserap 90% jadi sisanya hanya 10% di kas “Jelas H. Najamuddin.
Ditempat berbeda Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPTR) Kabupaten Bone, H. Askar S.T, M.Si saat di temui diruang kerjanya mengatakan
Jumlah jalan yang akan dikerjakan 13 paket ditambah 4 unit jembatan.
Dijelaskan, Panjang jalan yang akan di kerjakan dari dana yang akan terealisasi hanya mampu terpenuhi 96,59 kilometer untuk jalan di wilayah Kabupaten.Bone.
Sedangkan ke 4 jembatan yang akan di kerjakan adalah kec. Cina. Kec. Kajuara, kec. Libureng dan kec. Dua Boccoe . Sementara kondisi jalan di kabupaten Bone yang harus di tangani kondisi rusak kurang lebih 40 persen sedangkan jika di konversi dialam kilometer itu masih ada hampir 700 kilometer yang harus ditangani dan tersebar di seluruh wilayah kabupaten Bone.
Melihat dana yang akan terealisasi kurang dari 300 M untuk 13 paket jalan dan 4 jembatan hanya mampu mengakomodir 9,54 % kerusakan jalan dengan Rinciannya jalan beton 20,38 kilometer sedang jalan Hotmix 76,21 kilometer", rincinya.
Ditambahkan H. Askar bahwa secara tehnis jalan yang harus ditangani dengan bangunan beton berada di daerah Utara sepanjang pinggir sungai.
“Kami tidak bisa tangani dengan semua beton karena jika semua beton mungkin hanya setengah saja bisa ditangani sekitar 50 kilometer saja dari dana yang diperuntukan sedang kalau beton anggarannya hampir dua kali lipat dari anggaran jalan hotmix ",Ujar Kadis PU
“Perlu di ingatkan jalan kabupaten itu hanya mampu dilewati dengan tekanan beban 8 ton, namun yang kadang lewati kurang lebih 20 ton. Sepanjang kita tidak
tegas terhadap truk truk yang lewat tentu saja umur jalan yang kita punya tidak mampu bertahan seperti diharapkan, mungkin hanya bertahan sampai3 bulan berjalan tapi begitu masuk musim hujan tanah mulai lembek akibatnya ada pergerakan Beda dengan jalan nasional kemampuannya sampai 20 ton” tutur Kadis, H. Askar.
Sekedar untuk di ketahui bahwa pinjaman dana PEN merupakan pinjaman ke tiga yg dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten. Bone dari Pemerintah pusat.
Pertama pinjaman pada tahun 1993 sebesar 1,6 M dengan peruntukannya pembangunan jalan lingkar di perkotaan, masa jabatan A. Samsu Alam sebagai Bupati Bone pada saat itu.
Pinjaman ke dua berupa kredit pasar Palakka sebesar Rp. 29 M dengan bunga 9,5%, masa jabatan A. Idris Galigo sebagai Bupati Bone dan semuanya telah terlunasi
dan dana PEN ini pinjaman ke tiga, Alhamdulillah pinjaman tidak mengalami kendala untuk Kabupaten Bone seperti yang dijelaskan oleh H. Najamuddin.
"*QMH*AHAS**
