Dr.Basri, M.Pd : Mengajar Bahasa Daerah Harus Miliki Jurus Jitu
jmsi'
funrun'
dprd
dprd
hjs

Dr.Basri, M.Pd : Mengajar Bahasa Daerah Harus Miliki Jurus Jitu

Minggu, 22 Agustus 2021,


BANTAENG.WARTASULSEL.ID
Workshop Guru  Bahasa dan Sastra Daerah berlangsung di Hotel Ahriani jalan Raya  Lanto No 39 - 41 Bantaeng Minggu 22 - 24 Agustus 2021.


Kepala Bidang PKLK, Bahasa dan Sastra Daerah Disdik Sulsel Dr.H.Basri, S.Pd, M.Pd mengatakan bahwa program Plt Gubernur Sulsel ini telah dilaksanakan di 12 daerah kabupaten oleh Disdik Sulsel khususnya Bidang PKLK, Bahasa dan Sastra Daerah.

Mantan Kabid SMA yang didampingi Kasi SMK dan PKLK Cabdisdik V Abdul Sattar, S.Pi, MM dan Ketua MKKS SMA Kabupaten Bantaeng Syafruddin, S.Pd, MM lebih lanjut mengatakan bahwa,  pihaknya akan terus menuntaskan kegiatan tersebut di wilayah Sulsel dan besok agenda yang sama akan kembali di lakukan di Kabupaten Bulukumba, tuturnya.

Dr.Basri lebih khusus menyebut bahwa, bahasa daerah punya porsi dari bahasa lain termasuk di Bantaeng ini bahasa daerah punya spesifik dan kekhasan. Seperti yang di instruksikan Plt Gubernur Sulsel bahwa bahasa daerah perlu dikembalikan dan dihidupkan sebagai budaya bangsa dan ini sebenarnya  tidak mesti hanya SMA, SMK dan SLB, tetapi juga SD dan SMP, ujarnya.
 
Nilai budaya harus di kembangkan ditengah tergerusnya zaman dan untuk melestarikannya, kita semua ini yang hadir dalam acara menjadi ujung tombak untuk melestarikannya, ungkap Dr.Basri yang juga Alumni S3 Cumlaude UNM itu.

Mantan Plt Kadisdik Sulsel ini juga menyebut bahwa dia merasa bangga dengan pelestarian bahasa Jawa di Provinsi Jawa Tengah, hal yang sama juga dilakukan di Jawa Barat, bahasa Sunda, karena itu kami ingin agar di Sulsel juga demikian, tandasnya.

Namun ada masalah sedikit krusial yang saat ini mendera dan ini sebuah tantangan yang harus dijawab yakni, saat ini hanya  sekitar 15 persen anak kita yang menggandrungi bahasa daerah.
Kembali soal fungsi guru, H.Basri menyebut jika guru tugasnya mengajar dan mendidik karena itu guru harus menerapkan pola pembelajaran adaktif dan menyenangkan sehingga guru itu dirindukan dan dinantikan.

Tetapi yang paling penting dan utama adalah mengajar bahasa daerah harus memiliki jurus jitu, tandas Dr.Basri sebelum membuka acara.

Usai membuka acara Kabid PKLK Disdik Dr.Basri dan Kepala SMAN 4 Bantaeng Syafruddin, S.Pd, MM, serta Abdul Sattar, S.Pi, MM bergiliran menyerahkan buku kepada 15 sekolah tingkat SMA, SMK dan SLB dengan judul buku "Meretas Jalan Menuju Guru Inspirasi"

Sebelumnya, Kacabdisdik Wilayah V Bukukumba, Bantaeng Haris, S.Kom, MM yang diwakili Kasi SMK dan PKLK Abdul Sattar menyampaikan rasa bangga atas kunjungan Kabid PKLK Disdik Sulsel dalam agenda kegiatan ini.

Abdul Sattar mengatakan jika peserta yang ikut dalam workshop di hadiri sekitar 100 guru se Kabupaten Bantaeng dan berharap agar berjalan sukses dan lancar dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Hadir dalam acara termasuk salah satu pemateri dari pakar Sejarah dan Budaya dari UNM Prof Dr.Hj.Andi Ima Kusuma, M.Pd, juga terlihat Kepala SMAN 4 Bantaeng yang juga Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng Syafruddin, S.Pd, MM.

*QMH.YUN*

TerPopuler