MAROS.WARTASULSEL.ID-
Program pelatihan yang di kemas dalam in house training adalah sebuah formulasi kegiatan yang sudah disepakati tempat pelaksanaannya sebagai bentuk landmark pelatihan.
Guna mewujudkan kegiatan pelatihan maka diadakanlah In House Training Implementasi Pembelajaran Program SMK Pusat Keunggulan di UPT SMKN 1 Maros yang dimulai Rabu, 4 Agustus 2021 dan berlangsung selama 10 hari.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Makassar, Maros Hj.Bagyang, S.Pd, MM mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan refleksi dari sebuah tuntutan bagi guru untuk lebih meningkatkan ilmunya, karena itu selalu dituntut untuk terus belajar dan tidak ada ruang dan waktu untuk tidak belajar, ujar mantan Kasi SMA Cabdis Wilayah III Bone ini saat membuka acara In House Training Implementasi Pembelajaran Program SMK Pusat Keunggulan di UPT SMKN 1 Maros, Rabu 4 Agustus 2021.
Lebih lanjut Bagyang mengungkapkan rasa bangganya terhadap SMKN 1 Maros yang dinobatkan sebagai SMK Keunggulan setelah melalui tahapan dan.proses panjang dan ini patut di apresiasi, katanya.
Karena itu, pelatihan yang menitikberatkan pada tiga point penting yakni, kompetensi guru, kualitas sumber daya guru serta profesionalisme guru menjadi sangat urgen untuk diikuti oleh rekan-rekan guru.
Oleh karena itu.kami berharap khususnya para peserta pelatihan agar benar-benar mengikuti dengan baik dari semua materi hingga tuntas, sehingga nantinya bukan hanya menjadi bekal guru semata namun yang lebih penting bagaimana agar ilmu itu terbagi untuk orang lain, khususnya kepada siswa sendiri.
Disela-sela acara tersebut Bagyang juga menyebut jika saat ini masih suasana covid, sehingga proses pembelajaran masih sistem daring.
Di Makassar sendiri kan zona merah dan Maros oranye, tetapi jika ada tatap tentu harus melalui prosedur yang ada, termasuk anak-anak yang belajar hanya 50 persen, tetapi sekali lagi itu semua tergantung keputusan pemerintah, imbuhnya.
Sementara Kepala UPT SMKN 1 Maros Drs.Muhtar, MM mengatakan bahwa, pihaknya merasa bersyukur karena diantara 17 SMK di Sulsel, SMKN 1 Maros ditetapkan sebagai SMK Keunggulan dari Kementerian Pendidikan Vokasi.
Untuk meraih hal itu, tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi membutuhkan perjuangan dan proses panjang, misalnya mengajukan profosal hingga tes wawancara, katanya.
Karena itu mengajak stakeholder agar benar-benar bisa kita jalankan amanah tersebut, sebab mempertahankan jauh lebih berat kendati saat akan meraihnya, tandas Muhtar.
Acara pelatihan turut di hadiri pengawas sekolah binaan, kepala sekolah serta para guru SMKN 1 Maros, khususnya guru pengajar kelas X. Sukses buat SMKN 1 Maros.(yun)

