Kunjungan Silaturahmi Komisi IV DPRD Kabupaten Jeneponto Diterima Sekda Bone
jmsi'
funrun'
dprd
dprd
hjs

Kunjungan Silaturahmi Komisi IV DPRD Kabupaten Jeneponto Diterima Sekda Bone

Minggu, 22 Agustus 2021,

BONE.WARTASULSEL.ID-Sekretaris Daerah Bone,  Drs.H .A.Islamuddin didampingi Kepala DINAS Sosial Kabupaten Bone, Andi Arsyad Lantara menerima kunjungan silaturahmi Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Jenneponto di ruang rapat pimpinan kantor Bupati Bone , Kamis, 19 Agustus 2021.

 SEKDA Bone mengatakan dalam sambutannya, "kedatangan KOMISI IV DPRD Jenneponto guna silaturahmi juga  ingin mengetahui bagaimana pengelolaan dan pelaksanaan bantuan pangan dan tunai khususnya masalah eksistensi keberadaan e-warung di Kabupaten Bone.

Di jelaskan Sekda berbicara tentang e-warung diakui memang banyak persoalan persoalan yang terkadang ditemukan dilapangan termasuk di Kabupaten Bone sendiri seperti tidak sesuainya dengan aturannya kalau mau jujur hampir di seluruh wilayah ini , persoalan BPNT diwarnai dengan berbagai masalah di lapangan. Mulai dari kualitas sembako sampai dugaan penyalahgunaan bantuan .

“Ada kurang lebih 54.000 kelompok penerima manfaat kalau di kalikan Rp. 200.000 perorang jelas ada sekitar 20 M yang beredar di wilayah Kabupaten Bone perbulan “kata A. Islamuddin

Selaku ketua koordinasi bersama seluruh tim satgas wajib hukumnya memastikan apakah program ini sampai di kelompok penerima manfaat sesuai UU yang diamanatkan ” Tambahnya.

Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Jenneponto,  H.Kaharuddin Gau SE mengatakan , "Kabupaten. Bone dijadikan lokus kunjungannya karena Bone punya kapasitas yang begitu banyak minimal ide ide cemerlang dalam pengelolaan BPNT

“Faktor utama yang jadi masalah adalah data, di Jenneponto sendiri data jadi acuan dari pemerintah pusat adalah tahun 2015 kendalanya terkadang ada yang seharusnya sudah tidak terima tetapi namanya masih ada ini yang jadi persoalan” ujar Kaharuddin

Kadis sosial justru melihat kalau dikatakan perbandingan persoalan jenneponto dan Kab. Bone hampir sama karena persoalan e-warung hampir sama se Sulawesi Selatan.

Hanya Kabupaten Bone dalam mengevaluasi suplayer dan e-warung, membentuk tim yg terdiri SEKDA sebagai Ketua Tim SATGAS, anggota Tim SATGAS terdiri dari  Polres, Kejari dan Bank mandiri.

Persoalannya kalau di bawah tidak didampingi , banyak pendukung pendukung memasuki dan bisa mempengaruhi serta mengatas namakan orang tertentu , untuk mengatasi hal itu kami kumpulkan eWarung dikantor Camat didampingi KADES dan Lurahnya, kami memanggil satu  persatu eWarung ditiap Desa dan kelurahan, mewawancarai untuk mengetahui apa permasalahannya dan Alhamdulillah e-Warung di Kabupaten Bone berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Namun selaku SATGAS yang terlibat penuh kami melakukan evaluasi validasidata dan evaluasi bersama semua pihak yang terkait dengan BPNT", tutup A. Lantara.

**QMH*AHAS**

TerPopuler