MAKASSAR.WARTASULSEL.ID -Walikota Makassar Danny Pomanto, melalui Bappeda dan Kominfo mengajak kepada seluruh masyarakat kota Makassar agar bersama-sama membangun serta membawa Kota Daeng menjadi kota Dunia yang "Sombere & Smart City melalui tekhnologi Metaverse, di Hotel Aston Makassar, Senin.13 Juni 2022
Salah satu dosen Unhas Nasakros Arya dalam materinya menjelaskan arti Metaverse, adalah keniscayaan sesuatu yang akan kita harus ikuti nah kalau dari akademisi sebenarnya kita kembali ke literasi sebab literasi memang harus digiatkan dan itu tugas utama dari institusi pendidikan.
Lanjut Dosen Unhas ini mengatakan literasi digital ini adalah kemampuan manusia dalam mengakses menganalisis dan mengevaluasi konten yang ada di dalam ruang digital, yang saya kira mutlak harus dimiliki oleh masyarakat kita untuk menghadapi era metaverse kedepannya.
Dan kami berharap kepada mahasiswa nantinya agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat di luar sana bahwa apa itu Metaverse dan apa manfaatnya bagi masyarakat baik dari segi ekonomi serta di dunia pendidikan dan segi dampak sosial bagi seluruh masyarakat kota Makassar agar kelak masyarakat tidak salah dalam menggunakan teknologi ini kedepannya jika program Metaverse ini di luncurkan oleh pemerintah kota Makassar nantinya.
Sementara Kepala Bappeda Makassar Hilmi Budiman mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut apalagi tadi menghadirkan beberapa elemen masyarakat khususnya mahasiswa yang ada di beberapa universitas kita harapkan sebenarnya pemerintah kota ini hadir memperkenalkan metaverse yang kemudian kita memberikan nama program ini maka metaverse ini kita perkenalkan kepada masyarakat khususnya anak-anak muda karena merekalah nanti yang akan mengemban tugas dan tanggung jawab di masa depan.
Kita harapkan masyarakat ini terus beradaptasi mengikuti perubahan-perubahan yang ada terus memberikan inovasi dan tentu saja memberikan kolaborasi.
Masyarakat itu bukan cuma mahasiswa tetapi ada juga yang lain ada masyarakat pekerja kemudian ada juga orang tua yang harus kita perkenalkan tetapi masyarakat yang paling cepat beradaptasi tentunya pasti mahasiswa karena anak muda apalagi ini berkaitan dengan teknologi yang mana anak muda yang harus kita perkenalkan terlebih dahulu dengan adanya kegiatan ini nanti kita akan memperkenalkan atau memberikan edukasi kepada yang lain.
Nantinya di tahun 2023 begitu Metaverse ini di luncurkan, masyarakat sudah menerima program dengan versi yang sudah kita siapkan aplikasinya serta sudah bisa digunakan oleh semua masyarakat dan kami harapkan mahasiswa nanti yang menjadi trigger atau yang akan memperkenalkan kepada masyarakat memberikan edukasi kepada masyarakat. tutur Hilmi Budiman.
*QMH.GALANG*

