SOPPENG.WARTASULSEL.ID- Hidup jauh dari orang tua memanglah berat. Tidak cuma wajib hidup mandiri, tapi juga dapat menahan rasa kangen yang amat dalam
Hal tersebut yang dialami Agung Pratama alias Agung (17). Santri asal Papua wajib rela tinggal jauh dari kedua orang tuanya demi menuntut ilmu di Pondok Pesantren Yasrib Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
Pada awal mulanya, Ia tidak terbersit sama sekali di bayangan kalau ia hendak menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Yasrib Lapajung
“Pertama kali datang ke Pesantren Yasrib Lapajung saya belum bisa membaca Al-Quran, ”ucapnya saat di temui oleh media ini pada hari Jum'at, (24/6/2022).
“Alhamdulillah, sekarang sudah mampu membaca Al-Qur'an, katanya.Bahkan ia sudah memiliki hafalan 5 Jus, ungkapnya.
Hidup di Pesantren dirinya merasa nyaman, memiliki banyak teman.
“Kalau libur saya tinggal di Pesantren, karena suasananya nyaman, saya manfaatkan untuk belajar meskipun ada rasa rindu sedikit di kampung halaman ” ucapnya.
Agung menceritakan, di waktu-waktu tertentu biasanya orang tua menjenguk putra-putrinya. Para orang tua membawa berbagai makanan kesukaan dan melepas kerinduannya setelah beberapa lama tidak bertemu, di saat semua temannya bisa meluapkan kebahagiaan dijenguk oleh orang tua, saya ini tidak ada yang menjenguk. Saking sedihnya, saya sering naik ke Masjid sampai tidak bisa menahan tangis,ucapnya.
Sekarang Agung sudah menyelesaikan Pendidikannya di Madrasah Aliyah (MA) Pondok pesantren Yasrib dan akan melanjutkan ke Timur Tengah (Mesir).
*QMH.RIZAL*
