LUWUTIMUR.WARTASULSEL.ID-
Sebuah perusahaan PT Mandiri Almera Agrindo yang berdiri di kecamatan burau, Kabupaten Luwu Timur, yang bergerak di bidang mengelolah kelapa sawit yang ramah lingkungan mendapat sorotan dari penggiat lingkungan setempat.
Penggiat lingkungan itu ialah, resky saputra, dalam keterangan rilisnya, ia menyampaikan bahwa, PT.MPA mengalami kejebolan tanggul 24 juni yang lalu yang diduga oleh kelalaian perusahaan, sehingga diduga dampak dari jebolnya tanggul tersebut berdampak kepada masyarakat bagian hilir terutama pada petani padi, kebun serta organisme lainnya, dalam hal ini mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ekosistem di hulu hingga ke hilir.
"Dalam hal ini negara wajib hadir untuk memenuhi hak warganya dan mendapatkan lingkungan hidup yang asri, di mana amanatkan pada Pasal 28 H ayat 1 UUD 1945 lalu terjabarkan dalam UUD nomor 32 tahun 2009 tentang pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup (UU PPLH) sebagaimana yang terlampir adalah ASAS perlindungan kepada rakyat, lingkungan serta HAK"organisme lainnya dan juga untuk pembangunan yang berkelanjutan, "tegas reski saputra yang merupakan mahasiswa fakultas kehutanan Universitas Andi Djemma palopo itu.
Lanjutnya, reski juga mendesak kepada dinas lingkungan hidup segera mengevaluasi kinerja perusahaan PT. MPA dari beberapa hal teknis yang telah disampaikan untuk segera di laksanakan, sementara mendesak kepada DPRD Lutim untuk memberikan ultimatum kepada PT.MPA agar berjalan sesuai prosedure hitam di atas putih.
" Dan apabila masih terjadi kesalahan maka saya dan masyarakat setempat akan meminta kepada DLH, DPRD untuk mencabut izin PT.MPA., " Kuncinya
Adapun jenis tuntutan kepada PT. MPA antara lain, Pembenahan dan pemeliharaan kolam limbah, penambahan jumlah kolam pengolah air limbah, Penerapan teknologi pengolahan air limbah,Sistem sirkulasi antar kolam ,Penambahan bakteri pengurai dan Aerator, melakukan peninggian dan memperkokoh pematang kolam, memaksimalkan sistem penanggulangan keadaan darurat dan yang terakhir penerapan sistem manajemen lingkungan yang efektif.
*QMH.Rls.**
