MAKASSAR.WARTASULSEL.ID-kamis 12 /1/2023 Aksi unjukrasa Aliansi pemuda Jeneponto di depan Kantor Cabang bank BNI di jalan Boulevard Masale kecamatan Panakukang Makassar Sulawesi Selatan menuai kritik.
Kordinator Lapangan Saltiawan Ikmul Octaviano saat di konfimasi media ini menjelaskan bahwa, berawal dari tahun 2011 korban Darwis karaeng Nojeng saat itu ada proyek masuk ke kabupaten Jeneponto kebetulan M.Darwis Nojeng yang di berikan amanah untuk mengawasi proyek tersebut
lanjut kata Saltiawan ,untuk proses penggajian katanya di butuhkan identitas KTP,setelah berjalan waktu berapa tahun, M.Darwis nojeng akan mengajukan pinjaman di Bank BRI,pihak Bank BRI memberikan informasi bahwa Nama M.Darwis Nojeng telah di blaklist,"Jelasnya
"Setelah di lakukan cek in ricek ternyata namanya M .Darwis Nojeng telah di catut dan datanya di palsukan oleh Dede Tasnuh
yang sekarang sudah di penjarah atas perbuatannya"Ucapnya
Dede Tasnuh mengajukan pinjaman ke Cabang bank BNI di jalan Boulevard Masale kecamatan Panakukang makasar Sulawesi Selatan dengan memakai identitas KTP M.Darwis Nojeng tanpa sepengetahuan yang di cairkan sebesar Rp 500.000.000,"Tandasnya
Adapun tuntutan Aksi demo Aliansi Pemuda Jeneponto agar memberikan Nama baik korban Atas nama M.darwis Nojeng yang telah di blaklist sejak tahun 2012,Karna sebelum nya sudah di janjikan oleh kepala pimpinan Bank BNI cabang Bulevard sejak 5 tahun yang lalu,hingga berita ini di tanyangkan pimpinan Bank BNI tidak melaksakan janjinya agar membersihkan Nama baik yang terblaklist.
Humas Kanwil Bank BNI Makassar Nofriadi saat ini kami belum bisa memberikan informasi yang lebih lengkap kami masih menunggu dari pimpinan kami zulkipli selaku pimpinan Kanwil makassar.mohon waktu nya untuk bersabar.
Ditanya soal nama di catut dan memakai indentitas orang lain melakukan pinjaman tanpa sepengetahuan pemilik kami belum bisa pastikan karna ada proses lagi mohon maaf untuk bersabar,"Ucap Nofriadi
*QMH.ENO*

