PALOPO.WARTASULSEL.ID- Mewakili Walikota Palopo, Farid Kasim Judas, S.H.,M.Si.,M.H, Kepala DPPKB Kota Palopo, menghadiri dan mengukuhkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kota Palopo, dengan tema "Bersinergi Dan Berkolaborasi Mencegah Dan Mengatasi Stunting Untuk Mewujudkan Kota Palopo Zero Stunting". Di Saodenrae Convention Center (SCC). Minggu, 27 Maret 2022.
Hadi pada kegiatan pelantikan dan pengukuhan itu Kepala Bappeda Kota Palopo, Kadis Kesehatan Kota Palopo, Kepala Kemenag Kota Palopo, TP. PKK Kota Palopo, Para Camat Se- Kota Palopo, Para Lurah Se- Kota Palopo, Calon Pendamping Keluarga Kota Palopo dan tamu undangan lainnya.
Farid Kasim Judas, mengatakan bahwa sesuai instruksi Pemerintah Pusat, untuk membantu mencegah Stunting.
" Maka perlu membentuk Tim Pendamping Keluarga bagi calon pengantin, yang bertujuan untuk mengedukasi dan memberi pemahaman tentang bahaya Stunting yang terjadi di masyarakat, " Ujar Farid.
Berkaitan dengan itu Pemerintah Kota Palopo terus berupaya mencegah.
" Dan Fokus dengan penargetan penurunan angka kasus Stunting untuk menciptakan warga yang sehat mandiri dan produktif, " Cetus Kasim.
Terimakasih dengan adanya tim ini, nantinya dapat membantu Pemerintah dalam menyelesaikan fenomena kasus stunting yang masih ada.
" Khususnya di Kota Palopo, tak lupa juga kepada semua pihak yang bekerja mendukung penyelesaian pencegahan Stunting ini, tetap bersemangat dalam menjalankan tugas, " Imbuhnya.
Bagi para Pejabat Pemerintah, Dinas-dinas terkait, agar lebih peduli memberikan perhatian terhadap masyarakat, mengedukasi tentang stunting di usia dini.
" Dan memberikan solusi yang terbaik bagi Warga Kota Palopo dalam upaya mewujudkan masyarakat sehat di kalangan masyarakat khususnya, keluarga, " Ungkapnya.
Dinas Kesehatan Kota Palopo, para Lurah dan Camat se-Kota Palopo, terus berkordinasi bekerjasama berupaya mencarikan solusi-solusi yang efektif.
" Untuk menurunkan angka Stunting dan mencegahnya bahkan menjadikan Zero Stunting untuk Kota Palopo, " Imbuhnya.
FKJ, sapaan Farid Kasim Judas, mengatakan, kita mesti bisa menginventarisir tiap warga Kota Palopo, agar kita bisa tau persoalan apa yang dihadapi masyarakat kita, menemukan, dan memberi solusi penyelesaiannya.
" Persoalan penyakit bawaan yang ada di masyarakat juga perlu kita perhatikan, diobservasi, melalui tim pendamping keluarga yang nantinya berkoordinasi dengan Puskesmas, Dinas terkait untuk mengambil langkah-langkah menyelesaikan persoalan ini, " Pungkas FKJ.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan, sesuai dengan keputusan Walikota Palopo nomor 476/30/SK/DPP&KB/1/2022. Sebanyak 429 Calon Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kota Palopo yang dikukuhkan oleh Kepala DPPKB Kota Palopo Farid Kasim Judas, dengan suasana yang hikmat.
*QMH. Yoga*
